Friday, 17 July 2026
BREAKING
DUNIA

Dari Gandhi hingga Sonam Wangchuk: Aksi Mogok Makan yang Mengubah Peta India dan Mempengaruhi Politik

Oleh Rini Widiyarti July 17, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Aksi mogok makan, sebuah bentuk protes tanpa kekerasan, telah lama menjadi alat ampuh dalam lanskap politik India. Sejak era Mahatma Gandhi, metode ini terus digunakan untuk menyuarakan aspirasi rakyat dan bahkan membentuk ulang peta negara.

Kini, tokoh seperti Sonam Wangchuk kembali menghidupkan tradisi ini. Ia melakukan mogok makan selama 18 hari di Ladakh. Tujuannya jelas: menuntut status konstitusional khusus bagi wilayah tersebut.

Ladakh, yang terletak di pegunungan Himalaya, berjuang untuk mendapatkan perlindungan di bawah Undang-Undang Keenam Konstitusi India. Perlindungan ini penting untuk menjaga identitas budaya dan lingkungan mereka.

Aksi Wangchuk menarik perhatian nasional dan internasional. Ia terinspirasi oleh perjuangan Gandhi yang menggunakan mogok makan untuk kemerdekaan India dari penjajahan Inggris.

Sejarah mencatat, aksi mogok makan Potti Sriramulu pada tahun 1952 berujung pada pembentukan negara bagian Andhra Pradesh. Ini adalah bukti nyata kekuatan protes tanpa senjata.

Sriramulu berjuang untuk hak-hak penutur bahasa Telugu. Aksi nekatnya ini tidak hanya mengguncang pemerintah pusat saat itu. Namun, juga memicu gelombang pembentukan negara bagian lain berdasarkan bahasa.

Perubahan peta India pasca-kemerdekaan banyak dipengaruhi oleh gerakan massa. Aksi mogok makan menjadi salah satu taktik utama dalam gerakan tersebut.

Pertanyaan kini muncul: mampukah aksi mogok makan Sonam Wangchuk membawa perubahan politik yang signifikan di Ladakh? Apakah metode protes klasik ini masih relevan di era modern?

Analis politik berpendapat, aksi ini menyoroti kerentanan demokrasi India. Isu-isu lokal yang mendesak perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Dukungan publik terhadap Wangchuk terus mengalir. Warga Ladakh bersatu dalam tuntutan mereka. Mereka berharap pemerintah mendengar suara mereka.

Pengaruh aksi mogok makan tidak bisa diremehkan. Ia mampu membangkitkan kesadaran publik. Selain itu, juga memberikan tekanan kuat kepada pembuat kebijakan.

Apakah ini akan menjadi babak baru dalam sejarah protes India? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait