Militer Mali mengklaim telah terlibat dalam pertempuran sengit di sebuah pangkalan militer, yang berujung pada tewasnya puluhan militan. Namun, pihak tentara membantah keras narasi yang menyebutkan bahwa pasukan Islamis berhasil menguasai garnisun tersebut.
Insiden pertempuran ini terjadi di sebuah pangkalan militer di Mali, di mana bentrokan antara pasukan pemerintah dan kelompok militan dilaporkan berlangsung intens. Juru bicara militer Mali, Kolonel Souleymane Dembelé, dalam sebuah pernyataan kepada wartawan pada hari Rabu, 21 September 2022, mengonfirmasi adanya insiden tersebut.
“Kami telah berhasil melumpuhkan sejumlah besar teroris,” ujar Kolonel Dembelé, menegaskan bahwa jumlah korban tewas di pihak militan mencapai lebih dari 30 orang. Ia menambahkan bahwa operasi militer masih terus berlanjut untuk membersihkan sisa-sisa kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
Pihak militer juga secara tegas menyanggah laporan yang beredar mengenai jatuhnya pangkalan ke tangan kelompok Islamis. “Pangkalan tersebut tidak pernah jatuh ke tangan musuh. Tentara kami bertempur dengan gagah berani dan berhasil mempertahankan kendali atas pos,” tegas Kolonel Dembelé. Ia menyebutkan bahwa informasi mengenai penguasaan pangkalan oleh militan adalah hoaks yang disebarkan oleh pihak lawan.
Situasi keamanan di Mali memang masih menjadi perhatian serius. Sejak bertahun-tahun, negara tersebut berjuang melawan pemberontakan yang dipimpin oleh kelompok-kelompok Islamis yang terafiliasi dengan Al-Qaeda dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Serangan sering kali menargetkan pasukan keamanan dan warga sipil, serta menimbulkan ketidakstabilan di kawasan Sahel.
Kolonel Dembelé juga menyampaikan apresiasinya kepada para prajurit yang telah menunjukkan keberanian luar biasa dalam menghadapi serangan tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah Mali untuk terus memerangi terorisme dan memulihkan keamanan di seluruh negeri. Rincian lebih lanjut mengenai jumlah korban di pihak tentara atau kerugian materiil belum dirinci lebih lanjut oleh pihak militer.
