Thursday, 30 July 2026
BREAKING
DUNIA

Daniel Ortega Usulkan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Nikaragua

Oleh Rini Widiyarti July 30, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Nikaragua, Daniel Ortega, mengusulkan perpanjangan masa jabatan presidennya selama satu tahun tambahan. Usulan ini diajukan menjelang akhir masa jabatannya saat ini, memicu diskusi mengenai stabilitas politik negara tersebut.

Langkah ini bukan kali pertama konstitusi Nikaragua mengalami perubahan demi memungkinkan Daniel Ortega, yang kini berusia 80 tahun, untuk terus berkuasa. Sejumlah pengamat politik melihat usulan ini sebagai kelanjutan dari pola sebelumnya yang bertujuan memperpanjang masa kepemimpinan Ortega.

Undang-undang dasar Nikaragua telah beberapa kali diamandemen sejak Ortega kembali berkuasa pada tahun 2007. Perubahan konstitusional ini seringkali menjadi sorotan internasional, terutama terkait dengan proses dan dampaknya terhadap demokrasi di negara tersebut. Amandemen sebelumnya telah menghapus batasan masa jabatan presiden, yang memungkinkan Ortega untuk terpilih kembali berulang kali.

Pihak oposisi dan kelompok hak asasi manusia di Nikaragua telah menyuarakan keprihatinan atas usulan baru ini. Mereka berpendapat bahwa perpanjangan masa jabatan bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan dapat semakin mengonsolidasikan kekuasaan di tangan satu orang. “Kami melihat ini sebagai upaya untuk menghilangkan batasan dan memastikan kekuasaan tetap berada di tangan yang sama,” ujar seorang juru bicara kelompok oposisi yang tidak disebutkan namanya.

Sejak tahun 2018, Nikaragua telah dilanda gelombang protes besar-besaran yang menuntut pengunduran diri Ortega, yang kemudian direspons dengan tindakan keras oleh pemerintah. Laporan dari berbagai organisasi internasional mencatat adanya dugaan pelanggaran hak asasi manusia selama periode tersebut. Ortega sendiri membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa tindakannya diperlukan untuk menjaga stabilitas negara.

Usulan perpanjangan masa jabatan presiden ini akan melalui proses legislatif di Majelis Nasional Nikaragua, yang saat ini didominasi oleh partai pendukung pemerintah. Keputusan akhir mengenai usulan ini akan sangat menentukan arah politik Nikaragua dalam beberapa tahun mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp