Monday, 7 September 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Chelsea Terpuruk di Midfield: Dua Bek Kanan Berjajar Meski Belanja £349 Juta

Oleh Danu Ilham September 7, 2026 43 minutes lalu 0 komentar

Kekalahan Chelsea 2-1 dari juara bertahan Arsenal pada Minggu lalu meninggalkan pertanyaan besar mengenai kedalaman skuad tim, terutama di lini tengah. Situasi yang paling mencolok adalah ketika tim mengakhiri pertandingan dengan dua pemain berposisi asli bek kanan bermain bersama di lini tengah. Perubahan taktis yang tak biasa ini memicu diskusi mengenai efektivitas belanja besar-besaran klub senilai £349 juta.

Manajer Chelsea, Mauricio Pochettino, terpaksa melakukan penyesuaian darurat di lini tengah akibat badai cedera yang menimpa skuadnya. Pemain-pemain kunci seperti Enzo Fernandez, Moises Caicedo, Carney Chukwuemeka, dan Lesley Ugochukwu semuanya absen. Kondisi ini memaksa Pochettino untuk menempatkan Axel Disasi, seorang bek tengah yang juga bisa bermain sebagai bek kanan, dan Trevoh Chalobah, yang merupakan bek kanan alami, di posisi gelandang.

Bek kanan utama Chelsea, Reece James, juga tidak luput dari masalah cedera. Ia mengalami cedera hamstring saat pemanasan sebelum pertandingan melawan Arsenal, menambah daftar panjang pemain yang absen di lini tengah. Cedera ini menjadi pukulan telak bagi Chelsea yang sudah berusaha keras untuk membangun kembali kekuatan timnya pasca-akuisisi oleh Todd Boehly.

Kondisi ini tentu sangat kontras dengan investasi besar yang telah digelontorkan klub. Sejak kepemilikan baru mengambil alih, Chelsea telah menghabiskan £349 juta untuk mendatangkan pemain baru. Namun, alih-alih melihat kedalaman skuad yang mumpuni, tim justru harus mengorbankan posisi alami pemainnya demi mengisi kekosongan di lini tengah. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah belanja besar tersebut telah dialokasikan secara efektif untuk memperkuat seluruh lini permainan.

Sebelumnya, Chelsea juga harus menghadapi kenyataan pahit dengan kekalahan dari Manchester City di semifinal Piala FA pada Sabtu, 20 April 2024. Dalam pertandingan tersebut, lini tengah mereka juga terlihat kesulitan menghadapi dominasi City. Pertandingan melawan Arsenal ini kembali menegaskan kerentanan Chelsea di sektor krusial tersebut, terlebih dengan absennya beberapa pemain kunci.

Situasi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Mauricio Pochettino dan jajaran manajemen Chelsea. Bagaimana cara memanfaatkan skuad yang ada, terutama dengan banyaknya pemain yang didatangkan dengan harga mahal, untuk mengatasi krisis pemain di lini tengah menjadi tantangan utama. Para penggemar tentu berharap ada solusi cepat agar Chelsea dapat kembali ke jalur persaingan di papan atas.

Bagikan: Facebook X WhatsApp