Michael Carrick mengungkapkan antusiasmenya memimpin Manchester United kembali berlaga di Liga Champions, yang ia sebut sebagai panggung “magis”. Namun, ia tak menampik bahwa jadwal pertandingan Liga Champions pada Kamis malam, menjelang derby melawan Manchester City pada Minggu, “tidak ideal”.
Manchester United akan menjamu Sabah di Old Trafford, menandai kembalinya mereka ke kompetisi elite Eropa setelah absen selama dua tahun. Sabah sendiri merupakan klub debutan di Liga Champions, yang baru berdiri kurang dari satu dekade.
Carrick, yang ditunjuk sebagai pelatih sementara setelah kepergian Ole Gunnar Solskjaer, menyatakan bahwa memenangkan Liga Champions adalah pencapaian tertinggi bagi klub. “Untuk memenangkan Liga Champions adalah hal yang paling utama,” ujar Carrick.
Ia menambahkan, “Kami datang ke sini setelah dua tahun absen dan kami ingin memastikan kami memberikan yang terbaik. Ini adalah turnamen yang luar biasa dan kami sangat menantikannya.”
Meski begitu, Carrick menyadari tantangan yang dihadapi timnya. “Jadwalnya, sejujurnya, tidak ideal,” katanya merujuk pada pertandingan melawan Sabah yang dijadwalkan pada Kamis malam, diikuti oleh laga krusial melawan Manchester City pada Minggu.
Carrick menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. “Kami harus siap untuk menghadapi Sabah, dan kemudian kami akan memikirkan Manchester City,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan energi para pemain mengingat padatnya jadwal.
Kembalinya Manchester United ke Liga Champions disambut dengan optimisme, namun tantangan dalam menghadapi jadwal yang padat, terutama sebelum pertandingan derby yang sangat dinantikan, menjadi perhatian tersendiri bagi tim.
