Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
OTOMOTIF

BYD Raup Ribuan Penjualan di Indonesia Meski Pabrik Subang Belum Beroperasi

Oleh Emanuel July 20, 2026 17 hours lalu 0 komentar

Meskipun pabrik perakitan BYD di Subang, Jawa Barat, belum mulai berproduksi, merek kendaraan listrik asal China ini berhasil mencatatkan penjualan ribuan unit di pasar Indonesia. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai asal muasal unit mobil yang telah terjual, mengingat aktivitas impornya tergolong minim.

BYD mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menjual sebanyak 1.777 unit mobil listrik sepanjang periode Januari hingga April 2024. Data penjualan ini dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Angka tersebut menunjukkan performa yang cukup signifikan bagi BYD di awal kiprahnya di pasar otomotif Indonesia.

Lebih lanjut, data yang dihimpun Gaikindo juga menunjukkan bahwa BYD hanya mengimpor sebanyak 8 unit mobil listrik ke Indonesia dalam rentang waktu yang sama. Jumlah impor yang sangat kecil ini semakin memperkuat dugaan bahwa unit-unit yang terjual bukan berasal dari jalur impor langsung dalam jumlah besar.

Menanggapi hal ini, Direktur Pemasaran BYD Motor Indonesia, Luther M. L. P., memberikan klarifikasi. Ia menyatakan, “Mobil yang kami jual itu kan dari stok yang sudah ada di Indonesia. Stok ini kan sudah diimpor sebelumnya.” Pernyataan ini mengindikasikan bahwa penjualan yang terjadi saat ini didukung oleh stok unit yang telah masuk ke Indonesia sebelum pabrik di Subang siap beroperasi.

Luther juga menambahkan bahwa stok tersebut merupakan hasil dari impor yang dilakukan BYD sebelum mereka resmi memasuki pasar Indonesia. “Jadi memang stok itu kan sebelumnya sudah masuk, tapi memang belum sebanyak yang kita jual sekarang,” terangnya.

BYD telah mengumumkan rencana investasi besar untuk membangun fasilitas produksi di Subang, Jawa Barat. Proyek ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan pasar domestik dan juga sebagai basis ekspor. Namun, realisasi operasional pabrik tersebut masih membutuhkan waktu.

Dengan demikian, penjualan ribuan unit BYD di Indonesia saat ini masih mengandalkan stok impor yang telah disiapkan sebelumnya, sementara pabrik perakitan di Subang masih dalam tahap persiapan untuk memulai produksinya. Hal ini menjadi strategi BYD untuk membangun momentum pasar sebelum fasilitas produksinya beroperasi penuh.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait