Brotherhood Squad Indonesia (BSI) menggelar kegiatan safety riding pada hari Minggu, 10 Maret 2024, di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta. Aksi ini bertujuan untuk menekan anggapan negatif terhadap komunitas pengendara motor yang seringkali dicap ugal-ugalan dan berkendara seenaknya di jalan raya.
Acara yang dihadiri oleh ratusan anggota BSI dari berbagai chapter ini, menekankan pentingnya etika berlalu lintas dan keterampilan berkendara yang aman. Ketua Umum BSI, Bro Rulianto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen komunitasnya untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan.
“Kami ingin membuktikan bahwa komunitas motor, termasuk Brotherhood Squad Indonesia, bisa menjadi agen perubahan positif. Melalui pelatihan safety riding ini, kami berupaya meningkatkan kesadaran dan keterampilan anggota agar lebih tertib dan bertanggung jawab saat berkendara,” ujar Bro Rulianto dalam sambutannya.
Pelatihan yang berlangsung selama sehari penuh ini mencakup berbagai materi teori dan praktik. Sesi teori membahas tentang pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memahami bahaya di jalan raya. Sementara itu, sesi praktik menghadirkan instruktur profesional yang mengajarkan teknik pengereman darurat, manuver menghindar, serta posisi berkendara yang benar.
Salah satu peserta, Bro Aji, mengungkapkan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini. “Sebelumnya memang ada stigma negatif terhadap komunitas motor. Tapi dengan adanya kegiatan seperti ini, kami jadi lebih paham dan sadar akan pentingnya keselamatan. Instrukturnya juga sangat bagus, materinya mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan,” tuturnya.
Selain pelatihan, BSI juga mengadakan sesi coaching clinic dengan para pakar keselamatan berkendara. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm full face, jaket tebal, sarung tangan, dan sepatu. Para anggota juga diingatkan untuk selalu menjaga kondisi fisik dan mental sebelum berkendara.
Brotherhood Squad Indonesia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas otomotif lainnya di Indonesia. Dengan meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara motor dapat berkurang secara signifikan, sekaligus mengubah persepsi masyarakat terhadap komunitas motor menjadi lebih positif.
