Sunday, 23 August 2026
BREAKING
BERITA

BPOM Deteksi Sildenafil dalam 4 Kopi Lokal, Ancaman Serius bagi Kesehatan

Oleh Emanuel August 23, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini mengeluarkan peringatan keras mengenai empat produk kopi lokal yang terdeteksi mengandung sildenafil sitrat. Kandungan ini, yang lazim ditemukan dalam obat kuat pria, sangat berbahaya jika dikonsumsi tanpa resep dokter dan dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius, bahkan mengancam jiwa.

Temuan ini menjadi sorotan utama karena sildenafil sitrat seharusnya hanya digunakan di bawah pengawasan medis untuk pengobatan kondisi tertentu, bukan dicampurkan secara ilegal ke dalam produk konsumsi sehari-hari seperti kopi. BPOM menekankan bahwa keberadaan sildenafil sitrat dalam kopi lokal tersebut tidak hanya melanggar peraturan keamanan pangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan efek samping yang fatal bagi konsumen.

Dalam keterangan resminya, BPOM menyebutkan bahwa sildenafil sitrat dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara drastis, gangguan irama jantung, hingga serangan jantung. Risiko ini semakin meningkat bagi individu dengan riwayat penyakit kardiovaskular atau yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang berinteraksi dengan sildenafil. Oleh karena itu, BPOM mengimbau masyarakat untuk segera menghentikan konsumsi keempat produk kopi yang dimaksud dan membuangnya.

BPOM telah mengambil langkah tegas dengan menarik peredaran produk-produk tersebut dari pasaran. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya perlindungan konsumen dan pencegahan penyebaran produk yang tidak aman. Penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan untuk mengungkap produsen di balik pelanggaran ini dan memastikan penegakan hukum yang sesuai.

Meskipun BPOM tidak merinci nama keempat produk kopi lokal tersebut dalam rilis awal, masyarakat diharapkan untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih produk makanan dan minuman. Penting untuk selalu memeriksa izin edar dari BPOM pada setiap kemasan produk. Informasi lebih lanjut mengenai produk-produk yang ditarik dan peringatan keamanan pangan dapat diakses melalui situs web resmi BPOM atau media sosial mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp