Chief Executive Liga Primer, Richard Masters, melontarkan kritik tajam terhadap rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait penjualan hak siar Piala Dunia. Masters menilai, organisasi sepak bola dunia itu telah “menekan tombol bunuh diri” dan menciptakan “luka yang disebabkan sendiri” melalui keputusan tersebut.
Pernyataan Masters ini muncul sebagai respons atas proposal FIFA yang ingin menjual hak siar Piala Dunia secara terpusat untuk periode 2025-2030. Rencana ini, menurut Masters, berpotensi merusak hubungan antara FIFA dan liga-liga domestik yang kuat di seluruh dunia, termasuk Liga Primer.
Masters secara spesifik mengungkapkan kekhawatirannya dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Infantino pada 24 November lalu. “Kami percaya tindakan ini adalah sebuah kesalahan perhitungan yang serius dan akan merusak hubungan berharga antara FIFA dan para pemegang hak siar komersial,” tulis Masters dalam surat tersebut, seperti dikutip dari sumber.
Lebih lanjut, Masters menekankan bahwa Liga Primer memiliki peran penting dalam kesuksesan komersial Piala Dunia. Ia menggarisbawahi bahwa liga top Inggris ini telah membangun kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan dengan para pemegang hak siar selama bertahun-tahun. “Penjualan terpusat akan mengikis nilai dari kemitraan yang ada dan berdampak negatif pada pendapatan Liga Primer,” jelasnya.
Masters juga menyindir bahwa rencana FIFA ini tidak sesuai dengan semangat kolaborasi yang seharusnya terjalin antar pemangku kepentingan sepak bola. Ia menambahkan, “Ini bukan cara yang produktif untuk membangun masa depan sepak bola global.” Liga Primer, yang merupakan salah satu liga sepak bola paling bernilai di dunia, merasa bahwa proposal FIFA mengabaikan kontribusi dan kepentingan liga-liga domestik.
Kritik dari Liga Primer ini menambah daftar panjang kekhawatiran dari berbagai pihak terkait rencana FIFA. Banyak pihak merasa bahwa penjualan terpusat berisiko mengurangi pendapatan yang selama ini mengalir ke liga-liga nasional dan dapat mengganggu stabilitas finansial sepak bola di berbagai negara.
