Bikin Tepok Jidat, Deretan Foto Desain Gagal Ini Benar-benar di Luar Nalar

Yohanes

Dunia internet kembali dihebohkan dengan beredarnya koleksi foto yang menguji kesabaran sekaligus mengundang tawa. Deretan potret yang viral sejak Kamis, 2 Juli 2026 ini menampilkan berbagai desain gagal dan keputusan konstruksi yang sangat tidak masuk akal.

Melihat hasil karya yang jauh dari fungsional ini, netizen dibuat geleng-geleng kepala. Banyak yang bertanya-tanya bagaimana proses perencanaan hingga eksekusi bisa menghasilkan kesalahan fatal seperti itu.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah lampu lalu lintas untuk penyeberangan jalan. Sistem tersebut justru menampilkan simbol berjalan bersamaan dengan hitungan mundur, sehingga pejalan kaki kebingungan menentukan kapan waktu aman untuk melintas.

Tidak kalah konyol, sebuah medali juara tertulis angka 3st alih-alih 3rd. Kesalahan penulisan sederhana pada penghargaan ini sukses membuat momen kemenangan berubah menjadi lelucon.

Masalah fungsionalitas juga ditemukan pada drainase di tengah jalan. Meski sudah dipasang saluran air, area di sekitarnya justru tetap tergenang banjir. Fasilitas tersebut seolah hanya menjadi pajangan tanpa fungsi nyata.

Di sektor fasilitas umum, posisi tisu toilet yang terpasang di balik meja wastafel membuat penggunanya harus bersusah payah mengambilnya. Kondisi serupa terjadi pada kipas langit-langit yang dipasang terlalu dekat dengan sudut ruangan, hingga akhirnya baling-baling terus menghantam dinding dan menyebabkan kerusakan permanen.

Beberapa desain trotoar juga menuai kritik tajam. Lubang khusus pohon sudah disiapkan, namun pohon justru ditanam di sampingnya. Hal ini tidak hanya sia-sia, tetapi juga berpotensi membahayakan pejalan kaki yang melintas.

Pola pikir instan juga terlihat saat seseorang mencoba menutupi kerusakan tembok hanya dengan pot bunga. Bukannya memperbaiki retakan, solusi tersebut justru membuat bagian yang rusak semakin mencolok di mata publik.

Lebih parah lagi, terdapat toilet khusus disabilitas yang dibangun di ujung tangga tanpa akses landai. Desain ini tentu sangat bertentangan dengan prinsip kemudahan akses bagi penyandang disabilitas.

Keanehan juga menyasar benda sehari-hari, seperti jam dinding dengan angka acak yang mustahil dibaca. Begitu pula dengan kotak krayon 64 warna yang mayoritas isinya hanya berwarna oranye serupa, serta label produk labu yang justru berisi kubis.

Kejadian serupa menimpa infrastruktur jalan dengan rambu yang saling bertentangan, tiang pelindung toko yang tidak efektif, hingga billboard iklan yang terbelah tepat di wajah model. Terakhir, ada wastafel dengan sistem pengering piring yang miring ke arah luar sehingga air mengalir ke meja, bukan ke pembuangan.

Deretan potret absurd ini menjadi pengingat pentingnya ketelitian dalam setiap perencanaan desain dan konstruksi agar tidak menjadi konsumsi publik yang memalukan.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All