PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akhirnya memberikan kejelasan mengenai biaya penggantian baterai untuk Mitsubishi XFORCE Hybrid. Keputusan ini menjawab rasa penasaran konsumen yang ingin mengetahui estimasi biaya perawatan jangka panjang kendaraan berteknologi hybrid ini. MMKSI mengklaim biaya tersebut sangat kompetitif, didukung pula dengan jaminan garansi yang panjang.
Dalam sebuah keterangan resmi yang dirilis pada Kamis, 23 Mei 2024, MMKSI mengumumkan bahwa biaya penggantian baterai Mitsubishi XFORCE Hybrid diperkirakan berada di angka Rp 130 juta. Angka ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli yang beralih ke kendaraan ramah lingkungan dengan teknologi hybrid.
Namun, kekhawatiran mengenai mahalnya biaya penggantian baterai setidaknya dapat sedikit terobati dengan adanya program garansi yang ditawarkan. MMKSI memberikan garansi untuk baterai Mitsubishi XFORCE Hybrid selama 10 tahun. Jangka waktu garansi yang impresif ini diharapkan dapat memberikan ketenangan pikiran bagi para pemilik kendaraan.
Selain itu, MMKSI juga menegaskan bahwa biaya Rp 130 juta tersebut belum termasuk jika ada komponen lain yang perlu diganti. Hal ini mengindikasikan bahwa angka tersebut adalah estimasi untuk unit baterai utamanya saja. Informasi ini penting untuk dicatat agar konsumen memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai potensi biaya perawatan.
Lebih lanjut, MMKSI menyampaikan bahwa proses penggantian baterai akan dilakukan di bengkel resmi Mitsubishi. Hal ini memastikan bahwa pekerjaan dilakukan oleh teknisi yang terlatih dan menggunakan suku cadang asli, menjaga kualitas dan performa kendaraan.
Tawaran garansi 10 tahun ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi Mitsubishi XFORCE Hybrid di tengah persaingan pasar kendaraan hybrid yang semakin ketat. Dengan biaya penggantian baterai yang diinformasikan cukup kompetitif dan jaminan garansi yang panjang, MMKSI berupaya membangun kepercayaan konsumen terhadap teknologi terbaru yang mereka tawarkan.
