Sunday, 9 August 2026
BREAKING
BERITA

Bank Jatim Tawarkan Strategi Sinergi KUB yang Menguntungkan Bank Pembangunan Daerah

Oleh Emanuel August 9, 2026 60 minutes lalu 0 komentar

Direktur Utama Bank Jatim, Busrol Imam, membeberkan jurus-jurus strategis yang dirancang untuk memastikan sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB) dapat memberikan keuntungan timbal balik bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. Strategi ini, yang diungkapkan dalam sebuah video, menjadi sorotan dalam upaya memperkuat kolaborasi antar BPD guna menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin dinamis.

Busrol Imam menekankan pentingnya membangun ekosistem yang saling menguntungkan dalam skema KUB BPD. Ia menjelaskan bahwa melalui sinergi ini, BPD dapat saling berbagi sumber daya, teknologi, dan keahlian, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing masing-masing. “Kita ingin ada sinergi yang benar-benar saling menguntungkan, bukan hanya satu pihak yang diuntungkan,” ujar Busrol Imam dalam video tersebut.

Salah satu strategi utama yang diusung Bank Jatim adalah pemanfaatan teknologi digital. Busrol Imam memaparkan bahwa dengan mengadopsi dan mengembangkan platform digital bersama, BPD dapat menawarkan layanan yang lebih efisien dan terjangkau kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah yang belum terjangkau layanan perbankan konvensional. “Teknologi ini akan menjadi jembatan kita untuk menjangkau lebih banyak nasabah dan memberikan layanan yang lebih baik,” tambahnya.

Selain itu, Bank Jatim juga mendorong adanya berbagi pengetahuan dan praktik terbaik antar BPD. Ini mencakup berbagai aspek operasional, mulai dari manajemen risiko, pengembangan produk, hingga strategi pemasaran. Dengan belajar dari pengalaman satu sama lain, BPD diharapkan dapat meminimalkan kesalahan dan mempercepat proses inovasi. Busrol Imam menambahkan bahwa kolaborasi semacam ini krusial untuk menjaga relevansi BPD di tengah persaingan yang ketat dari bank-bank umum dan fintech.

Lebih lanjut, Busrol Imam menyoroti pentingnya standarisasi proses dan produk. Dengan adanya kesamaan dalam beberapa aspek operasional, sinergi KUB BPD akan menjadi lebih mudah diimplementasikan dan dikelola. Hal ini juga akan memudahkan nasabah yang mungkin berinteraksi dengan beberapa BPD dalam satu ekosistem KUB. “Standarisasi akan menciptakan efisiensi dan kemudahan bagi semua pihak,” jelasnya.

Dalam video tersebut, Busrol Imam juga mengungkapkan optimisme terhadap potensi KUB BPD. Ia percaya bahwa dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat dari seluruh BPD yang terlibat, sinergi ini akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat peran BPD sebagai agen pembangunan. Komitmen Bank Jatim untuk menjadi motor penggerak dalam mewujudkan sinergi yang harmonis dan produktif ini menunjukkan keseriusan dalam menghadapi masa depan perbankan Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp