Bank Indonesia (BI) merilis terobosan baru berupa peluncuran Kartu Kredit Indonesia (KKI) Ritel. Inisiatif ini diluncurkan bertepatan dengan momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, menandai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pembayaran ritel domestik.
KKI Ritel dirancang untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri dan UMKM. Direktur Eksekutif Departemen Pengembangan Sistem Pembayaran BI, Arief Hartawan, menjelaskan bahwa kartu kredit ini akan memfasilitasi transaksi yang lebih efisien dan terjangkau bagi masyarakat. “Kami berharap KKI Ritel ini dapat menjadi kado kemerdekaan yang bermanfaat bagi masyarakat dan UMKM di Indonesia,” ujar Arief Hartawan dalam acara peluncuran yang berlangsung pada 17 Agustus 2023.
Peluncuran KKI Ritel ini merupakan bagian dari upaya BI untuk meningkatkan penetrasi pembayaran digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan adanya KKI Ritel, diharapkan masyarakat akan lebih mudah dalam bertransaksi dan pelaku usaha, terutama UMKM, dapat memperluas jangkauan pasar mereka.
Lebih lanjut, BI menargetkan KKI Ritel dapat diadopsi secara luas oleh berbagai lembaga keuangan dan penerbit kartu. “Kami sedang berdiskusi dengan beberapa bank dan lembaga keuangan untuk dapat menerbitkan KKI Ritel ini. Target kami adalah pada akhir tahun 2023 sudah ada beberapa bank yang siap meluncurkan,” ungkap Deputi Gubernur BI, Juda Agung. Ia menambahkan bahwa BI akan terus mendorong berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam ekosistem KKI Ritel.
KKI Ritel ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih baik bagi konsumen. Dengan fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar domestik, kartu kredit ini berpotensi menjadi alternatif pembayaran yang menarik. BI berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi implementasi KKI Ritel guna memastikan efektivitasnya dalam mencapai tujuan strategis.
