Monday, 13 July 2026
BREAKING
BERITA

Banjir Guangxi: Mobil Listrik Berubah Jadi Pahlawan Saat Listrik Padam, Ponsel Warga Terselamatkan

Oleh Emanuel July 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Banjir dahsyat yang melanda Provinsi Guangxi, Tiongkok, baru-baru ini memunculkan kisah tak terduga. Di tengah kepungan air dan padamnya jaringan listrik, kendaraan listrik (EV) justru menjelma menjadi penyelamat bagi warga. Teknologi Vehicle-to-Load (V2L) pada mobil-mobil ini dimanfaatkan secara maksimal untuk mengisi daya gawai.

Fenomena ini terjadi di tengah situasi darurat akibat banjir yang merendam sejumlah wilayah di Guangxi. Aliran listrik yang terputus membuat aktivitas warga terganggu. Kepanikan sempat melanda, terutama terkait komunikasi.

Namun, kepintaran dan adaptasi warga segera mengatasi masalah tersebut. Banyak pemilik mobil listrik yang kemudian menjadikan kendaraan mereka sebagai sumber energi portabel. Melalui fitur V2L, mobil listrik mampu menyuplai daya listrik ke perangkat lain.

Fitur V2L memungkinkan mobil listrik mengeluarkan daya listrik AC dari baterainya. Daya ini kemudian dapat digunakan untuk memberi tenaga pada berbagai peralatan elektronik. Dalam kasus banjir Guangxi, fungsi utama yang dimanfaatkan adalah untuk mengisi daya ponsel.

Para pemilik mobil listrik dengan sigap menyediakan titik pengisian daya darurat. Warga yang membutuhkan bantuan segera mendatangi mobil-mobil tersebut. Mereka berbondong-bondong membawa ponsel mereka untuk diisi daya, memastikan tetap terhubung dengan dunia luar.

Inisiatif warga ini menunjukkan fleksibilitas dan potensi mobil listrik di luar fungsi utamanya sebagai alat transportasi. Kemampuan V2L membuktikan bahwa mobil listrik bukan sekadar kendaraan, melainkan juga bisa berfungsi sebagai pembangkit listrik cadangan yang andal.

Kisah dari Guangxi ini menjadi bukti nyata bagaimana inovasi teknologi dapat memberikan solusi di saat-saat genting. Banjir besar tersebut sekaligus menyoroti keunggulan mobil listrik yang mungkin belum banyak disadari oleh masyarakat umum.

Kejadian ini membuka perspektif baru mengenai peran mobil listrik di masa depan. Di luar isu lingkungan dan efisiensi bahan bakar, mobil listrik kini terbukti mampu memberikan kontribusi signifikan dalam situasi darurat, khususnya saat infrastruktur kelistrikan mengalami gangguan.

Pihak berwenang setempat dilaporkan mengapresiasi peran mobil listrik dalam membantu warga bertahan selama krisis. Dukungan terhadap teknologi ramah lingkungan seperti kendaraan listrik diharapkan semakin meningkat setelah pengalaman ini.

Ke depan, teknologi V2L pada mobil listrik kemungkinan akan semakin diminati. Kemampuannya untuk menyediakan daya listrik di mana saja dan kapan saja menjadikannya aset berharga, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana atau sering mengalami pemadaman listrik.

Mobil listrik di Guangxi telah membuktikan diri sebagai lebih dari sekadar alat transportasi modern. Ia menjadi simbol ketahanan dan adaptasi warga dalam menghadapi bencana alam.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait