Friday, 21 August 2026
BREAKING
BERITA

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Cile: Jalan Terendam, Jalur Kereta Terputus

Oleh Emanuel August 21, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Hujan deras yang mengguyur Cile telah memicu bencana banjir bandang dan tanah longsor, mengakibatkan terputusnya akses vital bagi masyarakat. Peristiwa alam ini merendam sejumlah jalan utama dan secara signifikan mengganggu operasional jalur kereta api di wilayah tersebut.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa kejadian ini berawal pada hari Minggu, 18 Desember 2022, akibat intensitas hujan yang sangat tinggi. Banjir bandang menerjang di beberapa titik, sementara tanah longsor menutup sebagian besar ruas jalan, membuat mobilitas warga menjadi sangat terbatas.

Lebih lanjut, dampak kerusakan juga meluas ke infrastruktur perkeretaapian. Jalur kereta api yang menjadi salah satu moda transportasi penting mengalami gangguan serius. Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi Banten, terdapat tiga titik jalur kereta api yang terputus akibat bencana ini. Ketiga titik tersebut berada di wilayah Kabupaten Lebak, yakni di antara Stasiun Cilejit-Maja, Stasiun Maja-Cikoya, dan Stasiun Cikoya-Tigaraksa.

Abdul Muhari menambahkan, dengan adanya gangguan pada jalur kereta api tersebut, maka aktivitas perjalanan kereta api dari Stasiun Rangkasbitung menuju Stasiun Tanah Abang, Jakarta, terpaksa dihentikan sementara. Hal ini tentu berdampak pada ribuan penumpang yang bergantung pada moda transportasi ini setiap harinya.

Pemerintah melalui BNPB dan BPBD setempat telah bergerak cepat untuk melakukan penanganan. Upaya pembersihan material longsoran dan perbaikan jalur kereta api sedang menjadi prioritas utama. Tim gabungan dari berbagai instansi terkait dikerahkan untuk memastikan jalur transportasi dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Meskipun demikian, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp