Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
BERITA

Banjir Bandang dan Longsor Landa Korsel, Sedikitnya Satu Tewas

Oleh Emanuel August 18, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Korea Selatan dilanda hujan ekstrem sejak Sabtu, memicu serangkaian bencana alam termasuk tanah longsor dan banjir bandang. Peristiwa tragis ini telah merenggut korban jiwa, dengan satu orang dilaporkan meninggal dunia di Kota Geoje, Provinsi Gyeongsang Selatan akibat tertimbun longsor.

Pihak berwenang setempat tengah berupaya menangani dampak bencana yang meluas. Hujan deras yang tak kunjung reda menyebabkan Sungai Nakdong meluap, menggenangi sejumlah wilayah dan memaksa evakuasi warga. Laporan awal menyebutkan bahwa sedikitnya 7 orang dilaporkan hilang akibat banjir dan longsor yang terjadi di berbagai daerah.

Di Provinsi Chungcheong Utara, daerah yang paling parah terdampak, banjir bandang memaksa ratusan warga untuk mengungsi. Jalan-jalan utama terendam air, memutuskan akses transportasi dan menyulitkan upaya penyelamatan. Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari para korban yang hilang dan memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak.

Banjir juga dilaporkan terjadi di Provinsi Gyeongsang Utara, termasuk di wilayah pesisir. Gelombang tinggi akibat badai yang menyertai hujan ekstrem menambah parah kondisi di daerah tersebut. Cuaca buruk diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, meningkatkan kekhawatiran akan potensi bencana susulan.

Pemerintah Korea Selatan telah menginstruksikan seluruh lembaga terkait untuk siaga penuh dan mengoptimalkan segala sumber daya demi penanganan bencana. Presiden Yoon Suk-yeol dilaporkan telah memerintahkan agar upaya penyelamatan dilakukan secara maksimal dan cepat. “Prioritas utama adalah menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kerugian,” tegas seorang pejabat kepresidenan, mengutip arahan Presiden Yoon Suk-yeol.

Pemerintah juga berjanji akan segera memberikan bantuan kepada para korban, baik dalam bentuk tempat tinggal sementara, logistik, maupun bantuan finansial untuk pemulihan pasca-bencana. Badan Meteorologi Korea (KMA) menyatakan bahwa curah hujan yang terjadi merupakan yang terparah dalam beberapa dekade terakhir, dan masyarakat diimbau untuk terus waspada terhadap potensi bahaya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp