Pulau Dewata, Bali, telah resmi ditunjuk sebagai lokasi penyelenggaraan babak semifinal dan final turnamen Piala Presiden 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengakhiri spekulasi mengenai venue krusial tersebut.
Keputusan ini diharapkan dapat memberikan nuansa tersendiri bagi turnamen sepak bola prestisius di Indonesia ini. Pemilihan Bali sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan, mengingat potensi pariwisata dan infrastruktur yang memadai untuk menyambut para tim, ofisial, dan ribuan suporter dari berbagai penjuru tanah air.
Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, mengungkapkan optimisme terkait penyelenggaraan di Bali. “Kami sudah pastikan bahwa semifinal dan final Piala Presiden 2026 akan dilaksanakan di Bali,” ujarnya, menegaskan komitmen panitia untuk menyajikan turnamen yang berkualitas. Ara menambahkan bahwa persiapan teknis dan logistik terus dimatangkan untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian pertandingan di Pulau Dewata.
Penunjukan Bali sebagai tuan rumah babak akhir Piala Presiden 2026 ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi industri pariwisata setempat. Kehadiran tim-tim besar, pemain bintang, serta para penggemar sepak bola diprediksi akan mendongkrak kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Lebih lanjut, Ara memastikan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah Bali dan federasi sepak bola, untuk mewujudkan gelaran yang aman, tertib, dan berkesan. Detail mengenai jadwal pasti, stadion yang akan digunakan, serta aspek-aspek teknis lainnya diharapkan akan segera diumumkan seiring dengan semakin dekatnya pelaksanaan turnamen.
