Babak pertama pertandingan Piala Dunia 2026 antara Czechia dan Meksiko berakhir tanpa gol, menyisakan sedikit peluang mencetak gol bagi kedua tim. Laga yang digelar di Estadio Azteca, Meksiko City, ini berlangsung relatif tenang, dengan kedua tim tampak berhati-hati dalam membangun serangan. Meksiko, yang sudah memastikan diri lolos ke babak gugur sebagai juara grup, melakukan beberapa perubahan pada susunan pemainnya. Sementara itu, Czechia membutuhkan kemenangan untuk memastikan kelanjutan kiprahnya di turnamen akbar ini.
Pertandingan baru saja dimulai ketika kedua tim langsung menunjukkan intensitasnya. Namun, peluang emas sangat minim tercipta di awal babak. Sejak peluit dibunyikan pada menit pertama, kedua tim lebih banyak berkutat di lini tengah, mencoba mencari celah pertahanan lawan. Hingga jeda, skor kacamata tetap bertahan, mencerminkan permainan yang cenderung hati-hati dan minim gebrakan signifikan.
Meksiko, yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri, terlihat nyaman setelah memastikan status juara grup. Pelatih menurunkan beberapa pemain cadangan, termasuk talenta muda Gilberto Mora yang dilaporkan baru berusia sekitar 13 tahun. Meskipun demikian, kehadiran pemain muda ini menambah dinamika tersendiri dalam skuad El Tri. Di sisi lain, Czechia, yang sangat membutuhkan poin penuh, tampil sedikit lebih berani di menit-menit awal. Denis Višinský menjadi salah satu pemain yang paling aktif mencoba menciptakan peluang bagi timnya.
Menjelang akhir babak pertama, Julian Quinones sempat mencoba melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih melambung di atas mistar gawang. Situasi serupa juga terjadi pada Czechia, di mana tendangan bebas yang diambil dari posisi berbahaya tidak mampu memberikan ancaman berarti bagi kiper Meksiko. Peluang terbaik Czechia datang dari Denis Višinský yang sempat melepaskan tendangan setelah melakukan pirouette di dalam kotak penalti, namun upayanya masih dapat diblok.
Pencatat statistik pertandingan, FotMob, mencatat gabungan nilai Expected Goals (xG) kedua tim di babak pertama hanya mencapai 0.46, menunjukkan minimnya peluang berkualitas yang tercipta. Hal ini diperparah dengan beberapa momen yang menghentikan ritme permainan, termasuk jeda hidrasi karena cuaca panas dan beberapa insiden cedera ringan.
Situasi Grup A Sebelum Pertandingan
Penting untuk dicatat bahwa hasil pertandingan ini memiliki implikasi besar bagi Czechia dalam perebutan tiket ke babak gugur. Meksiko telah mengamankan posisi puncak klasemen grup, memastikan mereka melaju ke babak 32 besar dengan status juara grup. Kemenangan Meksiko atas Korea Selatan sebelumnya telah memastikan hal ini. Berkat statusnya sebagai juara grup, Meksiko akan bermain di kandang sendiri di babak 32 besar.
Jika Meksiko terus melaju, mereka berpotensi menghadapi Brasil di babak perempat final, mengingat Brasil juga telah memastikan diri sebagai juara grup mereka. Bagi Czechia, kelanjutan mereka bergantung pada hasil pertandingan ini dan juga pertandingan lain di grup mereka. Kemenangan atas Meksiko akan sangat krusial. Jika mereka menang dan Afrika Selatan mengalahkan Korea Selatan, Czechia berpeluang lolos sebagai runner-up grup. Namun, skenario lain juga memungkinkan Czechia lolos sebagai tim peringkat ketiga terbaik, tergantung pada selisih gol dan hasil pertandingan tim lain.
Perubahan Skuad dan Latar Belakang Pertandingan
Meksiko, yang sudah dipastikan lolos, melakukan empat perubahan pada susunan pemainnya. Keputusan ini memungkinkan pelatih untuk merotasi skuad dan memberikan kesempatan bermain bagi pemain yang jarang diturunkan, sekaligus menjaga kebugaran pemain kunci untuk babak gugur. Gilberto Mora, yang disebut-sebut sebagai talenta muda menjanjikan, mendapatkan kepercayaan untuk tampil sejak awal.
Susunan pemain Meksiko: Raul Rangel, Jorge Sanchez, Cesar Montes, Edson Alvarez, Israel Reyes, Mateo Chavez, Luis Romo, Gilberto Mora, Julian Quinones, Guillermo Martinez, Roberto Alvarado.
Sementara itu, Czechia menurunkan tim terbaik mereka untuk mengejar kemenangan yang sangat dibutuhkan.
Susunan pemain Czechia: Matej Kovar, Tomas Holes, Robin Hranac, Vladimir Coufal, Ladislav Krejci, David Doudera, Lukas Cerv, Michal Sadilek, Adam Hlozek, Pavel Sulc, Denis Visinsky.
Stadion Azteca, yang menjadi saksi bisu pertandingan ini, dipenuhi oleh sorakan pendukung Meksiko. Stadion ikonik ini akan menjadi tuan rumah beberapa pertandingan penting di Piala Dunia 2026, namun sayangnya, setelah babak 16 besar, stadion ini tidak akan lagi menggelar pertandingan karena jadwal di negara tuan rumah lainnya.
Kontroversi dan Keriuhan di Luar Lapangan
Menariknya, laga ini juga diwarnai oleh cerita unik di luar lapangan, terutama terkait dengan kehadiran seekor bebek bernama Merlin. Bebek yang menjadi maskot tidak resmi timnas Meksiko ini sempat menjadi sorotan setelah dilarang masuk ke stadion oleh FIFA. FIFA beralasan bahwa peraturan mereka melarang hewan masuk ke venue pertandingan untuk menjaga kesejahteraan hewan. Meskipun demikian, Merlin sempat terlihat di sekitar stadion dan bahkan bertemu dengan Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum. Kisah Merlin ini menambah warna tersendiri dalam atmosfer Piala Dunia 2026.
Selain itu, isu rasialisme di sepak bola Meksiko juga kembali mencuat, terutama setelah insiden yang dialami oleh Julian Quinones. Meskipun sempat menjadi korban ejekan rasial, Quinones kini menjelma menjadi pahlawan nasional setelah mencetak gol pembuka bagi Meksiko di Piala Dunia 2026. Perjalanannya mencerminkan kompleksitas identitas nasional dan penerimaan di Meksiko.
Dengan hasil imbang di babak pertama, kedua tim diharapkan dapat menampilkan permainan yang lebih menarik dan determinatif di babak kedua. Czechia akan berusaha keras untuk mencetak gol dan membalikkan keadaan, sementara Meksiko akan mencoba memanfaatkan keunggulan mereka sebagai tuan rumah dan bermain lebih efektif untuk mengamankan hasil positif. Pertandingan ini masih terbuka dan penuh potensi kejutan.











