Tuesday, 4 August 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Astronaut Alami 16 Matahari Terbit dan Terbenam dalam Sehari di Orbit Bumi

Oleh Herfansyah August 4, 2026 59 minutes lalu 0 komentar

Fenomena unik dan menakjubkan dialami para astronaut di luar angkasa, di mana mereka bisa menyaksikan Matahari terbit dan terbenam sebanyak 16 kali dalam kurun waktu 24 jam. Kemampuan untuk menyaksikan keindahan pergantian siang dan malam yang begitu cepat ini dimungkinkan oleh orbit stasiun luar angkasa yang mengelilingi Bumi.

Kecepatan orbit Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menjadi kunci utama dari fenomena ini. ISS bergerak dengan kecepatan luar biasa, mengitari Bumi dalam waktu sekitar 90 menit. Akibatnya, para penghuni stasiun ini mengalami satu siklus Matahari terbit dan terbenam setiap 90 menit.

Jika dikalkulasikan, dalam satu hari yang terdiri dari 24 jam, ISS akan menyelesaikan sekitar 16 kali putaran mengelilingi Bumi. Hal ini berarti, para astronaut di dalamnya akan menyaksikan 16 kali Matahari terbit dan 16 kali Matahari terbenam. “Di Stasiun Luar Angkasa Internasional, kami melihat matahari terbit dan terbenam 16 kali sehari,” ungkap seorang astronaut.

Pengalaman visual yang luar biasa ini memberikan perspektif unik tentang planet kita dari ketinggian. Dari jendela ISS, para astronaut dapat mengamati perubahan warna langit yang dramatis saat Matahari muncul dari ufuk, menyinari Bumi dengan cahaya keemasan, sebelum kemudian tenggelam kembali di sisi lain planet.

Peristiwa Matahari terbit dan terbenam yang berulang kali ini tidak hanya menjadi pemandangan spektakuler, tetapi juga menjadi pengingat akan gerak dinamis Bumi dan posisinya di tata surya. Bagi para astronaut, ini adalah bagian dari rutinitas harian mereka, sebuah pengalaman yang tak ternilai dan jarang terjadi bagi manusia di permukaan Bumi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp