Sebuah insiden tragis mengguncang kota Wenzhou, Tiongkok, yang dikenal sebagai ‘ibukota sepatu’ dunia. Kebakaran hebat melalap sebuah pabrik, merenggut nyawa sedikitnya 28 orang.
Api mulai berkobar pada Senin (16/12/2019) pagi, sekira pukul 09.00 waktu setempat. Petugas pemadam kebakaran berjuang keras memadamkan api yang terus membesar.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan kobaran api besar menjulang dari gedung pabrik. Asap hitam pekat membubung tinggi ke angkasa, menyelimuti kawasan sekitar.
Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang Tiongkok. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik atau kelalaian dalam prosedur keselamatan.
Tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Upaya evakuasi dilakukan dengan cepat, namun api yang membesar dan struktur bangunan yang rapuh menyulitkan proses tersebut.
Banyak pekerja yang terjebak di dalam bangunan saat api mulai melalap pabrik. Kepanikan melanda saat asap tebal memenuhi ruangan, membuat pandangan terhalang.
Petugas medis dan ambulans disiagakan di sekitar lokasi. Para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pemerintah setempat berjanji akan melakukan investigasi menyeluruh. Mereka juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan kerja di industri manufaktur Tiongkok. Banyak pabrik yang beroperasi dengan fasilitas minim pengamanan.
Wenzhou merupakan pusat produksi sepatu terbesar di Tiongkok. Ribuan pabrik beroperasi di kota ini, mempekerjakan ratusan ribu pekerja.
Kecelakaan kerja seperti ini bukanlah yang pertama terjadi di Tiongkok. Tahun lalu, kebakaran di pabrik kimia juga menelan korban jiwa.
Kementerian Tenaga Kerja Tiongkok telah mengeluarkan imbauan agar semua perusahaan meningkatkan kewaspadaan. Pemeriksaan rutin terhadap fasilitas produksi akan diperketat.
Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok dilaporkan telah berkomunikasi dengan otoritas setempat. Mereka memastikan apakah ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa ini.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan dan identifikasi korban masih terus dilakukan. Pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.
