Manajer Tim Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, mengungkapkan reaksi positif Marc Marquez terkait keputusan pabrikan Italia tersebut merekrut Pedro Acosta. Marquez, pembalap berjuluk ‘The Baby Alien’, disebut menyambut rencana kedatangan talenta muda sensasional itu dengan antusiasme tinggi, bahkan sampai bertepuk tangan dan menyatakan bahwa Ducati telah "membuat keputusan yang tepat."
Pengumuman resmi mengenai kesepakatan dua tahun Pedro Acosta dengan Ducati telah dirilis pada awal pekan ini, menandai kepindahannya dari tim KTM. Kabar ini telah lama beredar di paddock MotoGP, namun penundaan pengumuman disebabkan oleh diskusi berkelanjutan antara pihak MotoGP dan pabrikan mengenai kontrak baru. Kedatangan Acosta, yang dianggap sebagai talenta generasi emas, diprediksi akan membentuk ‘duet maut’ yang sangat dinantikan bersama Marquez di tim pabrikan Ducati.
Tardozzi menjelaskan bahwa Marc Marquez sama sekali tidak menghalangi negosiasi antara Ducati dan Acosta. Mantan juara dunia tujuh kali itu justru memberikan restu penuh. "Marc tidak pernah mengatakan apa pun tentang rekan setimnya," kata Tardozzi, menambahkan bahwa ketika mereka memberitahunya sedang bernegosiasi dengan Pedro, Marquez langsung bertepuk tangan. "Dia berkata, ‘Oke, Anda telah membuat keputusan yang tepat’," Tardozzi mengutip pernyataan Marquez.
Bagi Ducati, keputusan untuk mengamankan jasa Acosta adalah langkah yang mudah. "Itu adalah keputusan yang mudah," tegas Tardozzi, menyoroti betapa jelasnya potensi yang dimiliki Acosta. Kombinasi antara Marquez, seorang juara dunia berpengalaman, dan Acosta, bintang muda yang sedang naik daun, telah menciptakan gebrakan besar di dunia balap. Banyak pihak menantikan prospek kedua pembalap ini saling berhadapan di atas motor yang setara, menjanjikan tontonan balapan yang luar biasa.
Bersamaan dengan pengumuman Acosta, Ducati juga mengonfirmasi perpanjangan kontrak dua tahun untuk Marc Marquez, tepat sebelum Grand Prix Belanda akhir pekan ini. Sebelumnya, sempat ada spekulasi bahwa Marquez enggan menandatangani kontrak jangka panjang karena masih dalam proses pemulihan cedera bahu. Namun, Tardozzi menegaskan bahwa Ducati tidak pernah meragukan komitmen jangka panjang Marquez.
"Saya pikir, sejujurnya, dia khawatir tentang kesehatannya," ujar Tardozzi mengenai Marquez. Namun, manajer tim asal Italia itu melanjutkan, Ducati selalu yakin pada Marquez. Pembalap Spanyol itu sangat transparan dengan tim, menunjukkan semua upaya pemulihannya melalui staf medis yang sangat besar dan berkaliber tinggi di Madrid. "Kami selalu mendapat informasi tentang hal itu dan saya pikir tidak ada keraguan bagi kami untuk melanjutkan dengannya," jelas Tardozzi, menggarisbawahi kepercayaan penuh tim terhadap Marquez.
Mengenai tantangan mengelola dua talenta papan atas seperti Marquez dan Acosta, Tardozzi menunjukkan keyakinan penuh. Ia menyatakan telah terbiasa dengan situasi semacam itu. "Saya sudah mengelola dua juara hebat, karena Pecco (Bagnaia) adalah salah satunya," katanya. Pengalaman Tardozzi dalam menyeimbangkan dinamika tim dengan pembalap top memberinya bekal yang kuat. "Jadi, kami terbiasa dengan itu dan kami sangat, sangat senang memiliki tim yang kuat ini untuk dua tahun ke depan," pungkas Tardozzi, menyiratkan ambisi besar Ducati untuk mempertahankan dominasi mereka di MotoGP.
Dengan formasi pembalap yang solid ini, Ducati tidak hanya memperkuat barisan mereka tetapi juga mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing. Duet Marc Marquez dan Pedro Acosta di tim pabrikan Ducati diprediksi akan menjadi salah satu kombinasi paling menarik dan menantang dalam sejarah MotoGP, menjanjikan persaingan internal yang ketat dan pertunjukan balap yang spektakuler bagi para penggemar di seluruh dunia.
