Sunday, 12 July 2026
BREAKING
BERITA

Anggota Kongres AS Ro Khanna “Dihadang” Tentara Israel di Tepi Barat, Ungkap Kemarahan

Oleh Emanuel July 12, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Seorang anggota Kongres Amerika Serikat, Ro Khanna, mengungkapkan pengalaman dramatisnya saat kunjungan ke Tepi Barat. Ia mengaku sempat ditahan oleh tentara Israel Defense Forces (IDF) ketika hendak meninjau sebuah desa.

Insiden yang terjadi pada hari Selasa (16/4/2024) ini sontak memicu kemarahan besar dari politikus asal California tersebut. Khanna yang merupakan anggota Komite Angkatan Bersenjata DPR AS, berada di wilayah tersebut dalam rangka kunjungan kerja.

Menurut penuturan Khanna melalui akun media sosialnya, ia dan rombongannya sedang dalam perjalanan menuju sebuah desa di Tepi Barat. Namun, langkah mereka tiba-tiba dihentikan oleh personel IDF. Kekhawatiran dan ketidaknyamanan langsung dirasakan oleh rombongan tersebut.

Khanna menyatakan kekecewaannya atas perlakuan yang diterimanya. Ia menganggap tindakan penahanan tersebut tidak dapat dibenarkan, terutama mengingat statusnya sebagai wakil rakyat dari negara adidaya. Pengalaman ini tentu menjadi catatan penting dalam dinamika hubungan AS-Israel.

“Saya sangat marah atas apa yang terjadi,” tegas Khanna dalam pernyataannya. Ia merasa tindakan IDF tersebut merupakan bentuk penghalangan yang tidak semestinya. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebebasan akses bagi pejabat asing di wilayah pendudukan.

Kunjungan Khanna ke Tepi Barat sendiri bertujuan untuk memahami secara langsung situasi di lapangan. Ia ingin melihat kondisi masyarakat Palestina dan mendiskusikan berbagai isu yang berkaitan dengan keamanan dan kemanusiaan. Namun, insiden penahanan ini membayangi tujuan utamanya.

Kejadian ini berpotensi menimbulkan reaksi lebih lanjut dari pemerintah Amerika Serikat. Pihak Kongres AS kemungkinan akan meminta penjelasan resmi dari pemerintah Israel mengenai tindakan IDF tersebut. Insiden ini juga kembali menyoroti kompleksitas situasi di Tepi Barat.

Ro Khanna dikenal sebagai salah satu anggota Kongres yang cukup vokal dalam menyuarakan isu-isu terkait Timur Tengah. Ia kerap kali mengkritisi kebijakan Israel dan menyerukan solusi damai bagi konflik Israel-Palestina. Pengalaman pribadinya kali ini tentu akan semakin memperkuat posisinya dalam perdebatan tersebut.

Pihak IDF sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden penahanan Ro Khanna. Namun, kejadian ini kembali menegaskan ketegangan yang kerap mewarnai interaksi antara pasukan Israel dengan pihak-pihak asing yang mengunjungi wilayah Tepi Barat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait