Pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola, menunjukkan urgensi tinggi dalam mempersiapkan tim jelang bergulirnya Premier League dalam tiga pekan ke depan. Instruksi “lebih cepat, lebih cepat” terdengar lantang dari pinggir lapangan selama sesi latihan terbuka di Chicago pada Jumat lalu, mencerminkan kebutuhan mendesak untuk segera mengatasi kekurangan tim, terutama di lini pertahanan, yang diperparah oleh cedera pemain.
Selama dua minggu terakhir di Amerika Serikat, Iraola telah membenamkan diri dalam setiap detail latihan Liverpool di Endeavor Health Performance Center, markas Chicago Fire. Ia tak segan meneriakkan “lebih cepat, lebih cepat” kepada para pemainnya, baik saat mereka berlatih taktik pressing dalam formasi tiga tim tujuh pemain, maupun ketika berpindah lapangan untuk melatih set-piece ofensif dan defensif. Bahkan, setiap sesi rondo tak luput dari tuntutan sprint tambahan dari sang pelatih.
Penyelesaian tur pramusim di Amerika Serikat dengan laga persahabatan melawan Leeds di Soldier Field Stadium pada Minggu ini menjadi penanda berakhirnya fase awal adaptasi Iraola. Namun, di balik semangat yang ditunjukkan dalam latihan, tantangan besar menanti. Kebutuhan akan tambahan pemain di lini pertahanan menjadi prioritas utama. Cedera yang dialami beberapa pemain kunci semakin memperjelas kerentanan tim di sektor tersebut, yang harus segera diatasi melalui bursa transfer sebelum kompetisi resmi dimulai.
Iraola menyadari betul bahwa waktu semakin sempit. Ia harus bergerak cepat untuk memanfaatkan jendela transfer yang ada guna merekrut pemain yang dibutuhkan. Penguatan lini belakang bukan hanya sekadar keinginan, melainkan sebuah keharusan agar Liverpool dapat bersaing secara optimal di Premier League musim mendatang. Fokus pada kecepatan, baik dalam permainan maupun dalam pengambilan keputusan di bursa transfer, menjadi kunci bagi Iraola untuk membangun fondasi yang kokoh bagi timnya.
