Akselerasi Layanan Kesehatan: Wali Kota Bontang Resmikan Physio Center Modern di Klinik Pratama LNG Badak, Perkuat Aksesibilitas Warga

Darus H

Bontang, Kalimantan Timur – Pemerintah Kota Bontang terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat sektor kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini ditandai dengan peresmian Physio Center di Klinik Pratama LNG Badak oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, pada Kamis, 25 Juni 2026. Acara penting tersebut sekaligus menjadi momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Klinik Pratama LNG Badak, menegaskan eksistensi dan dedikasi fasilitas kesehatan ini dalam melayani warga Bontang.

Peresmian Physio Center ini bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan bukti nyata bahwa pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan merupakan salah satu prioritas utama yang diemban oleh Pemerintah Kota Bontang. Inisiatif ini selaras dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan kesehatan sebagai fondasi utama kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Wali Kota Neni Moerniaeni, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Rumah Sakit LNG Badak, jajaran manajemen rumah sakit, serta seluruh tenaga kesehatan yang tak pernah lelah berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

"Kesehatan adalah segalanya. Sebanyak apa pun rezeki yang dimiliki seseorang tidak akan berarti apabila tidak didukung kondisi kesehatan yang baik. Karena itu, kehadiran Physio Center menjadi sangat penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan rehabilitasi dan fisioterapi," ujar Neni Moerniaeni dengan penuh penekanan. Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi layanan fisioterapi yang seringkali terlupakan namun krusial dalam mengembalikan fungsi tubuh dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Lebih lanjut, Wali Kota Neni juga memberikan apresiasi khusus atas langkah strategis RS LNG Badak yang kini menyediakan layanan kesehatan di luar kawasan eksklusif perusahaan. Keputusan ini secara signifikan memperluas aksesibilitas layanan medis, membuatnya lebih mudah dijangkau oleh masyarakat umum di seluruh penjuru Bontang. Ini merupakan langkah progresif yang sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung pencapaian SPM serta sasaran strategis yang termaktub dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang.

Pemerintah Kota Bontang, menurut Neni, akan senantiasa mendukung pengembangan seluruh fasilitas kesehatan yang ada, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta. "Kami berharap Physio Center ini dapat menjadi layanan unggulan dan rujukan masyarakat, dengan tetap mengedepankan keselamatan pasien, profesionalisme tenaga kesehatan, serta kualitas pelayanan yang terus meningkat," tuturnya, seraya berharap pusat fisioterapi ini dapat menjadi solusi komprehensif bagi berbagai kebutuhan rehabilitasi medis warga. Harapan ini mencerminkan keinginan Pemkot agar fasilitas ini tidak hanya berfungsi, tetapi juga menjadi contoh praktik terbaik dalam pelayanan kesehatan.

Dari sisi pelayanan teknis, Direktur RS LNG Badak, Nurul Fathoni, melaporkan bahwa layanan Physio Center telah menjalani uji coba sejak awal Juni 2026 dan mendapatkan respons yang sangat positif dari warga. Selama masa uji coba, rata-rata kunjungan pasien mencapai sekitar 20 orang per hari, menunjukkan tingginya kebutuhan akan layanan rehabilitasi medis di Kota Bontang. Layanan ini mencakup penanganan pasien stroke, geriatri (lansia), trauma ortopedi akibat cedera atau pasca-operasi, hingga program tumbuh kembang anak yang membutuhkan intervensi khusus.

Nurul Fathoni juga menjelaskan konsep unik yang diusung oleh Physio Center ini, yaitu "One Patient, One Physio, One Hour". Konsep ini dirancang untuk memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang lebih intensif dan personal. "Dengan pendekatan ini, pasien akan menerima perhatian penuh dari satu fisioterapis selama satu jam sesi terapi, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih optimal dan efektif," jelasnya. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat progres rehabilitasi dan memberikan hasil yang maksimal bagi pasien.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Rumah Sakit LNG Badak, Kurnia Bagus Mantik, mewakili seluruh pengurus, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian Klinik Pratama LNG Badak di usia ke-11. Menurutnya, keberhasilan dan perkembangan klinik hingga saat ini merupakan buah dari kerja sama solid seluruh tim yang berdedikasi. Kurnia Bagus Mantik berharap Physio Center yang baru diresmikan ini dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Bontang.

Rangkaian acara peresmian dan perayaan HUT ke-11 Klinik Pratama LNG Badak ditutup dengan penuh syukur dan kehangatan. Prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol syukuran ulang tahun klinik, dilanjutkan dengan peresmian Physio Center melalui pembukaan tirai papan nama dan pemotongan pita oleh Wali Kota Bontang. Acara kemudian diakhiri dengan peninjauan langsung fasilitas layanan fisioterapi oleh Wali Kota Neni Moerniaeni dan jajaran, untuk memastikan kesiapan dan kualitas layanan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Kehadiran Physio Center ini tidak hanya menambah daftar fasilitas kesehatan di Bontang, tetapi juga memperkuat sinergi yang harmonis antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan swasta, dan dunia usaha. Kolaborasi ini menjadi pilar penting dalam upaya kolektif untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Bontang secara menyeluruh, memastikan setiap warga memiliki akses terhadap layanan medis yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan mereka. Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah maju yang signifikan menuju Bontang yang lebih sehat dan sejahtera.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All