Saturday, 18 July 2026
BREAKING
POLITIK

Agam Jadi Percontohan Program Pembiayaan dan Pendampingan Usaha untuk Korban Bencana

Oleh Danu Ilham July 18, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akan menjadi lokasi perdana pelaksanaan program terintegrasi yang menggabungkan pemberian modal usaha dengan pendampingan bagi masyarakat terdampak bencana. Pembentukan Satuan Tugas Penanganan Risiko dan Normalisasi Usaha (Satgas PRR-PNM) menjadi motor penggerak di balik inisiatif ini, yang bertujuan untuk membantu para penyintas bencana bangkit kembali secara ekonomi.

Program unggulan ini berfokus pada penyintas bencana alam yang ada di Kabupaten Agam. Pemilihan daerah ini sebagai proyek percontohan didasarkan pada kebutuhan mendesak untuk memulihkan perekonomian pasca-bencana. Melalui Satgas PRR-PNM, pemerintah berupaya memberikan solusi yang komprehensif, bukan sekadar bantuan finansial.

Ketua Satgas PRR-PNM, Aisyah Aminy, dalam keterangannya pada Selasa (28/5/2024), menjelaskan bahwa skema pembiayaan yang disusun akan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik para pelaku usaha terdampak. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyusun skema pembiayaan yang tepat sasaran dan relevan dengan kondisi usaha para penyintas bencana,” ujar Aisyah.

Lebih lanjut, Aisyah menekankan pentingnya aspek pendampingan dalam program ini. “Pendampingan ini bukan hanya soal memberikan modal, tapi juga bagaimana modal tersebut bisa dikelola dengan baik, bagaimana meningkatkan kapasitas usaha, dan bagaimana agar usaha tersebut bisa berkelanjutan,” tambahnya. Pendampingan yang dimaksud mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen usaha, pemasaran, hingga peningkatan kualitas produk.

Program ini merupakan kolaborasi antara pemerintah dan pihak-pihak terkait, termasuk lembaga keuangan dan pelaku usaha lainnya. Harapannya, dengan adanya sinergi ini, para penyintas bencana di Agam tidak hanya dapat kembali membuka usaha mereka, tetapi juga dapat mengembangkan usaha tersebut menjadi lebih kuat dan berdaya saing.

Melalui pilot project di Agam, Satgas PRR-PNM akan mengevaluasi efektivitas skema yang diterapkan. Hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi dasar untuk pengembangan dan perluasan program ke daerah-daerah lain yang juga membutuhkan dukungan serupa di masa mendatang. Komitmen untuk memberikan dukungan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan program ini dalam memulihkan kehidupan para penyintas bencana.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait