Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
BERITA

Adidas Meminta Maaf Akibat Iklan yang Menampilkan Eks-Militer Israel

Oleh Emanuel September 9, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Adidas mengeluarkan permintaan maaf publik setelah sebuah iklan sepatu terbarunya menampilkan mantan tentara Israel, Shalev Biton. Penampilan Biton dalam iklan tersebut memicu reaksi keras dari para aktivis hak asasi manusia dan seruan boikot terhadap produk Adidas.

Iklan yang menjadi kontroversi tersebut menampilkan Shalev Biton, yang dikenal sebagai mantan prajurit pasukan khusus Israel, dalam sebuah kampanye promosi sepatu Adidas. Para kritikus menilai bahwa penampilan Biton, yang memiliki latar belakang militer di tengah konflik Israel-Palestina yang berkepanjangan, dianggap tidak pantas dan menyinggung perasaan banyak pihak.

Menanggapi gelombang protes dan seruan boikot yang meluas, Adidas segera merespons dengan menyatakan penyesalan mereka. Perusahaan asal Jerman itu menegaskan bahwa mereka tidak memiliki niat untuk menyinggung atau memicu kontroversi dengan menampilkan Biton dalam iklan mereka. “Kami sangat menyesal atas iklan yang baru-baru ini kami rilis,” ujar juru bicara Adidas dalam sebuah pernyataan resmi. Mereka menambahkan bahwa fokus iklan tersebut seharusnya adalah pada kemampuan atletik produk mereka, bukan pada latar belakang individu yang ditampilkan.

Adidas juga menyatakan bahwa mereka telah mengambil langkah untuk meninjau kembali proses pemilihan talent untuk kampanye mereka di masa mendatang. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa materi promosi yang dihasilkan tidak menimbulkan kontroversi yang tidak diinginkan dan dapat diterima oleh khalayak luas. “Kami berkomitmen untuk mendengarkan masukan dari komunitas kami dan akan memastikan bahwa kami belajar dari pengalaman ini,” tambah juru bicara tersebut. Permintaan maaf ini diharapkan dapat meredakan ketegangan yang timbul akibat iklan tersebut dan memulihkan citra merek Adidas di mata publik.

Bagikan: Facebook X WhatsApp