Toprak Razgatlioglu Beradaptasi Cepat dengan MotoGP 850cc Pirelli: Sensasi Superbike Bangkitkan Optimisme Yamaha untuk Musim 2027

Wibowo

Toprak Razgatlioglu, pembalap tim Pramac Yamaha, berhasil mencatatkan debut yang ‘sangat positif’ dalam uji coba mesin MotoGP 850cc dan ban depan Pirelli untuk musim 2027 di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Juara dunia WorldSBK tiga kali itu mengungkapkan bahwa ban depan Pirelli memberikannya sensasi berkendara yang mirip dengan motor Superbike yang sangat ia kenal, memicu optimisme di tengah tantangan adaptasi regulasi baru.

Uji coba yang berlangsung pada hari Senin tersebut menjadi kesempatan krusial bagi pabrikan dan pembalap untuk menjajal prototipe motor dengan spesifikasi 2027. Razgatlioglu, yang telah dikontrak untuk tetap bersama Pramac Yamaha musim depan, menjadi satu-satunya pembalap reguler Yamaha yang berpartisipasi dalam sesi penting ini. Kehadirannya menunjukkan fokus Yamaha dalam pengembangan motor masa depan.

Dalam sesi uji coba tersebut, Razgatlioglu dikabarkan berhasil menorehkan waktu putaran terbaik 1 menit 54,2 detik. Catatan waktu ini menempatkannya di posisi kompetitif, terutama jika dibandingkan dengan pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez, yang dilaporkan mencatatkan 1 menit 53,9 detik, serta Fermin Aldeguer dari Ducati dengan 1 menit 54,0 detik.

Menariknya, waktu Toprak Razgatlioglu ini juga disebut lebih cepat dari beberapa nama besar lainnya yang ikut serta dalam uji coba, termasuk Pedro Acosta (KTM), Marc Marquez (Ducati), serta Joan Mir dan Luca Marini (Honda). Hasil ini memberikan gambaran awal potensi Razgatlioglu dengan konfigurasi motor dan ban baru, sekaligus memberikan dorongan moral baginya.

"Saya senang setelah uji coba ini," ujar Razgatlioglu sesampainya di Assen, tempat ia akan menghadapi balapan berikutnya. Ia menambahkan, "Kami memang belum 100% siap dengan motor baru ini, tapi kami sudah menguji mesin 850cc dan ban baru, Pirelli. Dan hasilnya sudah sangat positif."

Pembalap asal Turki ini secara spesifik menyoroti performa ban depan Pirelli yang akan digunakan mulai musim 2027. Ia merasa sangat nyaman, bahkan mengaitkan sensasinya dengan pengalamannya di WorldSBK. "Ketika saya mengendarai motor, setiap sesi saya merasa jauh lebih baik, terutama pada ban depan," jelasnya.

Meskipun Sirkuit Brno tidak dikenal sebagai trek dengan titik pengereman keras yang ekstrem, Razgatlioglu menyatakan ia sudah merasa sangat baik dengan ban depan tersebut. "Kami perlu meningkatkan sesuatu untuk ban belakang, tapi kami sudah memiliki cengkeraman yang luar biasa," tambahnya. "Namun, khususnya ban depan, saya merasakan hal yang sama, seperti Superbike. Rasanya."

Augusto Fernandez, pembalap penguji Yamaha, juga mengamati bahwa gaya balap Razgatlioglu terlihat kembali seperti saat ia di Superbike, terutama dalam hal pengereman keras. Ini menjadi indikasi bahwa ban Pirelli mungkin lebih cocok dengan karakteristik agresif Razgatlioglu yang dikenal piawai dalam late braking.

Perubahan signifikan lainnya untuk MotoGP 2027 adalah pengurangan kapasitas mesin dari 1000cc menjadi 850cc. Razgatlioglu mengakui bahwa perbedaan tenaga ini sangat terasa setelah terbiasa dengan motor 1000cc. "Tenaganya berkurang karena setelah 1000cc, dengan 850cc… Saya merasa sangat lambat," ungkapnya.

"Semua merek, semua orang, mengatakan rasanya sangat lambat," lanjut Razgatlioglu, menggambarkan pengalaman kolektif para pembalap. "Setelah keluar tikungan saat Anda memasukkan gigi tiga atau empat… [tidak ada yang terjadi]! Oke, ini masih motor yang cepat, tetapi setelah 1000cc, Anda merasakan perbedaan besar. Ini aneh. Pertama kali saya berpikir, apakah ada masalah di lintasan lurus?! Dan setelah itu saya mengerti, semua orang mengatakan [hal yang sama]."

Pengurangan tenaga mesin 850cc, ditambah dengan penghapusan perangkat pengatur ketinggian motor (ride-height devices) yang juga akan berlaku pada 2027, diperkirakan akan mengubah dinamika balap. Razgatlioglu berpendapat bahwa kecepatan di tikungan mungkin akan menjadi faktor yang lebih penting di masa depan. "Sedikit lebih banyak, ya. Mungkin tahun depan kami akan menemukan lebih banyak kecepatan di tikungan," katanya. "Tapi kami hanya menguji satu hari dan kami perlu bekerja lebih banyak."

Meski hasil uji coba memberikan dorongan positif, Razgatlioglu menegaskan bahwa ia tidak terlalu memperhatikan performa pembalap lain di lintasan. "Itu bukan jadwal yang mudah bagi saya karena saya banyak berkendara. Saya hanya fokus pada pekerjaan saya dan memahami motor serta ban," ujarnya. "Saya hanya fokus pada diri sendiri."

Uji coba ini hadir di tengah musim debut MotoGP Razgatlioglu yang kerap disebut sulit. Ia tengah beradaptasi dengan motor V4 baru Yamaha dan ban Michelin saat ini, yang karakteristiknya sangat berbeda dengan motor dan ban di WorldSBK. Oleh karena itu, hasil positif dari uji coba Brno menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan.

"Mengapa tidak? Saya mendapatkan motivasi ketika melihat uji coba yang positif," akunya. Namun, ia tetap realistis. "Ban Michelin dan motor [1000cc] ini benar-benar berbeda. Kita akan lihat. Saya selalu berusaha sebaik mungkin setiap akhir pekan balapan. Saya harap saya akan terus belajar dan banyak meningkat."

Uji coba di Brno ini menandai langkah awal penting dalam persiapan MotoGP 2027, di mana regulasi baru akan mengubah lanskap balap secara signifikan. Dengan Toprak Razgatlioglu yang sudah menemukan "sensasi Superbike" pada ban Pirelli dan mesin 850cc, Yamaha memiliki fondasi awal yang menjanjikan untuk mengembangkan motor kompetitif di era baru ini. Perjalanan panjang pengembangan masih menanti, namun optimisme kini menyelimuti kubu Pramac Yamaha.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All