Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
DUNIA

Sekretaris Angkatan Darat AS Mundur di Tengah Ketegangan Berbulan-bulan

Oleh Rini Widiyarti September 1, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Dan Driscoll, sekretaris termuda dalam sejarah Angkatan Darat Amerika Serikat, mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Rabu. Keputusan ini mengakhiri sekitar 18 bulan masa jabatannya yang diwarnai berbagai ketegangan internal.

Pengunduran diri Driscoll terjadi setelah berbulan-bulan adanya friksi di dalam departemen tersebut. Meskipun rincian spesifik mengenai penyebab ketegangan tersebut tidak diungkapkan secara luas, para pengamat politik dan sumber internal melaporkan adanya perbedaan pandangan mengenai arah strategis dan operasional Angkatan Darat. Masa jabatannya yang relatif singkat, jika dibandingkan dengan beberapa pendahulunya, mengindikasikan bahwa dinamika di dalam Pentagon kemungkinan besar menjadi faktor penentu keputusannya.

Driscoll, yang mengambil alih posisi tersebut pada usia yang sangat muda untuk jabatan setingkat sekretaris, diharapkan membawa perspektif segar dan energi baru bagi Angkatan Darat AS. Namun, tantangan yang dihadapi dalam mengelola sebuah institusi sebesar dan serumit Angkatan Darat tampaknya menghadirkan hambatan yang signifikan. Pernyataan resmi mengenai pengunduran dirinya tidak merinci rencana masa depan, namun menegaskan komitmennya untuk memastikan transisi yang mulus.

Posisi Sekretaris Angkatan Darat adalah jabatan sipil yang bertanggung jawab atas urusan administratif dan operasional Angkatan Darat AS, termasuk pengelolaan anggaran, personel, dan pengembangan strategi jangka panjang. Penggantian posisi ini biasanya akan memicu proses penunjukan dan konfirmasi oleh Senat AS, yang dapat memakan waktu beberapa bulan. Sampai pengganti definitif ditunjuk, wakil sekretaris atau pejabat senior lainnya kemungkinan akan mengambil alih tugas-tugas kepemimpinan.

Mundurnya Driscoll menambah daftar panjang perubahan kepemimpinan di berbagai cabang militer Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini seringkali dikaitkan dengan perubahan prioritas kebijakan pertahanan, pergantian administrasi, dan dinamika geopolitik global yang terus berkembang. Konsekuensinya bagi Angkatan Darat AS akan sangat bergantung pada siapa yang akan ditunjuk untuk menggantikannya dan bagaimana mereka akan melanjutkan agenda yang telah ditetapkan atau memperkenalkan arah baru.

Bagikan: Facebook X WhatsApp