Indonesia menerima bantuan signifikan dari Jepang dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan. Bantuan ini secara khusus berfokus pada penyediaan helikopter yang diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman api di wilayah yang terdampak.
Bantuan tersebut diungkapkan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji, dalam sebuah pertemuan pada Rabu (23/8). Beliau menyampaikan bahwa Jepang berkomitmen untuk mendukung Indonesia dalam menghadapi bencana karhutla, terutama di pulau Kalimantan yang kerap menjadi sorotan akibat musibah ini.
Menurut Kanasugi Kenji, helikopter yang akan diberikan memiliki kemampuan untuk menjatuhkan air dari udara, sebuah metode yang sangat efektif untuk memadamkan api di area yang sulit dijangkau oleh tim darat. “Kami akan memberikan bantuan berupa helikopter untuk memadamkan api dengan cepat di hutan dan lahan di Kalimantan,” ujar Kanasugi Kenji.
Lebih lanjut, Kanasugi Kenji menambahkan bahwa bantuan ini merupakan wujud kerja sama bilateral antara Jepang dan Indonesia yang telah terjalin erat. Beliau juga berharap agar bantuan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak buruk karhutla.
Meskipun detail teknis mengenai jenis helikopter dan jadwal pengirimannya belum diumumkan secara rinci, komitmen Jepang ini disambut baik oleh pemerintah Indonesia. Upaya penanggulangan karhutla memang membutuhkan dukungan teknologi dan sumber daya yang memadai, mengingat skala dan kompleksitas penanganan kebakaran hutan di wilayah yang luas.
Karhutla di Kalimantan, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah, telah menjadi isu tahunan yang menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari kabut asap yang mengganggu kesehatan dan transportasi, hingga kerugian ekonomi dan ekologis yang besar. Oleh karena itu, bantuan dari negara sahabat seperti Jepang sangat krusial dalam memperkuat kapasitas Indonesia dalam menghadapi tantangan ini.
