Monday, 31 August 2026
BREAKING
EKONOMI

Indonesia dan Singapura Resmi Gunakan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Oleh Yohanes August 31, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Bank Indonesia (BI) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) secara resmi meluncurkan kerangka penyelesaian transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal kedua negara. Langkah ini, yang mulai dioperasionalkan pada Senin, 31 Agustus 2026, menandai tonggak penting dalam upaya memperkuat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Singapura, sekaligus mengurangi ketergantungan pada Dolar Amerika Serikat (AS).

Inisiatif yang dikenal sebagai Local Currency Transaction (LCT) ini memungkinkan pelaku usaha di kedua negara untuk melakukan penyelesaian transaksi langsung menggunakan Rupiah (IDR) dan Dolar Singapura (SGD). Tujuannya adalah untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi yang lebih efisien, serta mengurangi biaya transaksi yang timbul akibat fluktuasi nilai tukar Dolar AS.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, Nanang Hendarsyah, menyatakan bahwa implementasi LCT ini didasari oleh Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya antara BI dan MAS. “Ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kedua bank sentral untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam penyelesaian transaksi bilateral. Kami optimistis ini akan memberikan manfaat signifikan bagi perekonomian kedua negara,” ujar Nanang Hendarsyah.

Peresmian kerangka LCT ini dihadiri oleh pejabat tinggi dari kedua negara, termasuk perwakilan dari sektor keuangan dan pelaku usaha. Diharapkan, dengan adanya mekanisme ini, biaya konversi mata uang yang selama ini menjadi beban bagi eksportir dan importir dapat diminimalkan. Selain itu, stabilitas nilai tukar Rupiah dan Dolar Singapura juga diharapkan dapat terjaga lebih baik.

Manfaat lain dari LCT ini adalah potensi peningkatan likuiditas pasar valuta asing kedua negara. Dengan semakin banyaknya transaksi yang dilakukan menggunakan mata uang lokal, permintaan terhadap Dolar AS untuk keperluan konversi diperkirakan akan menurun. Hal ini sejalan dengan upaya global untuk mendiversifikasi penggunaan mata uang dalam perdagangan internasional.

Kerangka LCT ini mencakup berbagai instrumen transaksi, mulai dari pembayaran perdagangan barang dan jasa, hingga investasi langsung. BI dan MAS berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi efektivitas implementasi LCT ini, serta siap melakukan penyesuaian kebijakan jika diperlukan untuk memastikan keberhasilan jangka panjangnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp