Monday, 31 August 2026
BREAKING
BERITA

DPR Dalami Proyeksi Ekonomi 6% 2027 Bersama Regulator dan Menteri

Oleh Emanuel August 31, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat koordinasi intensif dengan jajaran kementerian dan lembaga negara. Agenda utamanya adalah mendalami proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan mencapai angka 6% pada tahun 2027. Pembahasan krusial ini melibatkan para pemangku kepentingan utama di sektor ekonomi dan keuangan.

Dalam pertemuan tersebut, fokus utama diarahkan pada strategi dan kebijakan yang akan ditempuh untuk mencapai target ambisius tersebut. Anggota Komisi XI DPR RI, seperti dari Fraksi PDI Perjuangan, Ejaz A. Fauzan, secara spesifik menyoroti pentingnya pembahasan mengenai asumsi makroekonomi yang mendasari proyeksi pertumbuhan ekonomi 6% di tahun 2027. Selain itu, investasi juga menjadi salah satu pilar penting yang dikaji dalam rapat ini.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari lembaga-lembaga keuangan negara. Tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, serta Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyusun peta jalan ekonomi ke depan.

Tak hanya itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, dan Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Aris Prasetyo, turut ambil bagian dalam diskusi strategis ini. Kehadiran perwakilan dari OJK dan Danareksa mengindikasikan bahwa peran sektor jasa keuangan dan pasar modal akan menjadi kunci dalam menggerakkan roda perekonomian nasional menuju target 2027.

Rapat koordinasi ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan pandangan dan strategi antara legislatif, eksekutif, dan regulator sektor keuangan. Dengan adanya diskusi mendalam mengenai berbagai aspek ekonomi, mulai dari asumsi makro hingga potensi investasi, DPR RI berupaya memastikan bahwa target pertumbuhan ekonomi 6% pada tahun 2027 dapat tercapai melalui kebijakan yang terukur dan berkelanjutan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp