Monday, 31 August 2026
BREAKING
BERITA

Muktamar ke-35 NU di Jombang: Gus Ipul Sebut Kericuhan Bagian Dinamika Organisasi

Oleh Emanuel August 31, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada Rabu (22/12/2021) sempat diwarnai insiden kericuhan. Namun, suasana yang sempat tegang tersebut kini dilaporkan telah kondusif dan agenda pleno muktamar dapat kembali dilanjutkan.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, menanggapi kejadian tersebut dengan santai. Menurutnya, dinamika dan gesekan yang terjadi merupakan hal yang lumrah dalam sebuah perhelatan besar seperti muktamar. “Itu adalah pernak-pernik muktamar,” ujar Gus Ipul, menggambarkan bahwa kericuhan tersebut adalah bagian dari proses demokrasi dalam organisasi.

Kericuhan yang sempat terjadi diketahui berkaitan dengan agenda pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026. Meskipun sempat terjadi ketegangan, pada akhirnya proses pemilihan tetap berjalan dan menghasilkan kepemimpinan baru. Gus Ipul menekankan bahwa setelah melewati fase tersebut, situasi kembali normal dan seluruh rangkaian acara muktamar dapat berjalan sesuai rencana.

Pihak penyelenggara dan panitia muktamar dilaporkan sigap dalam meredakan situasi. Berbagai upaya dilakukan agar perhelatan akbar ini tidak terganggu lebih jauh. Setelah kericuhan mereda, agenda-agenda penting lainnya dalam Muktamar ke-35 NU, termasuk pembahasan berbagai komisi dan keputusan organisasi, dapat kembali dibahas dalam forum pleno.

Muktamar ke-35 NU di Jombang ini dihadiri oleh ribuan warga NU dari berbagai penjuru negeri. Perhelatan ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi program kerja organisasi dan menetapkan arah kebijakan NU ke depan. Keberhasilan dalam mengelola dinamika internal, termasuk insiden yang sempat terjadi, menjadi catatan tersendiri dalam pelaksanaan muktamar kali ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp