Program GROW with RupiahCepat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Adat Sade. Lokasi kejadian berada di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh para korban untuk meringankan beban mereka pasca-kejadian. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan RupiahCepat kepada pihak pemerintah desa setempat yang kemudian akan didistribusikan kepada seluruh warga yang terkena dampak.
Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (25/6/2024), Direktur RupiahCepat, Willi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen GROW with RupiahCepat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. “Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Adat Sade. Melalui program GROW with RupiahCepat, kami berupaya untuk hadir dan memberikan dukungan moril serta materil kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Willi.
Lebih lanjut, Willi menambahkan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga bertujuan untuk mendukung pemulihan jangka panjang bagi komunitas yang terdampak. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban dan membantu mereka dalam proses pemulihan pasca-kebakaran. Kami juga terus berupaya untuk mencari cara agar dapat memberikan dampak yang lebih besar lagi di masa mendatang,” tambahnya.
Pihak pemerintah Desa Rembitan menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian RupiahCepat. Kepala Desa Rembitan, Lalu Wirasada, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. “Kami berterima kasih kepada RupiahCepat atas bantuan yang telah disalurkan. Ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang membutuhkan uluran tangan pasca-kebakaran ini. Kami akan memastikan bantuan ini tersalurkan dengan baik kepada seluruh warga yang terdampak,” kata Lalu Wirasada.
Kebakaran yang terjadi di Desa Adat Sade dilaporkan menyebabkan kerugian materiil yang cukup signifikan bagi para warga. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sejumlah rumah dan harta benda warga ludes terbakar. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.
