Saturday, 29 August 2026
BREAKING
DUNIA

Pemilik Properti Ungkap Keterkaitan Perompak 9/11 dengan Diduga Mata-mata Saudi

Oleh Rini Widiyarti August 29, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Seorang wanita yang menyewakan rumah kepada dua anggota Al-Qaeda yang terlibat dalam serangan 11 September 2001 akhirnya angkat bicara untuk pertama kalinya. Pengakuannya diungkapkan kepada BBC, menyoroti hubungan tak terduga antara para teroris tersebut dengan sosok yang diduga merupakan agen intelijen Saudi.

Identitas wanita tersebut dirahasiakan demi keselamatannya. Ia menceritakan bagaimana ia menyewakan properti di Amerika Serikat kepada dua pria yang kemudian diketahui sebagai teroris perompak pesawat pada tragedi 9/11. Pengakuan ini membuka tabir baru mengenai jaringan yang lebih luas di balik serangan yang mengguncang dunia.

Wanita yang tidak disebutkan namanya ini mengaku tidak menyadari identitas asli penyewanya saat itu. Ia hanya mengetahui bahwa kedua pria tersebut adalah warga negara asing yang membutuhkan tempat tinggal. Namun, seiring berjalannya waktu dan terungkapnya fakta pasca-serangan, ia mulai menyadari kengerian dari orang-orang yang pernah menjadi penyewanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya interaksi antara para perompak tersebut dengan seorang individu yang ia yakini sebagai mata-mata Saudi. Menurut kesaksiannya, individu tersebut sering mengunjungi kedua teroris itu di tempat tinggal yang disewakan. Kunjungan ini menimbulkan kecurigaan dan pertanyaan mengenai sejauh mana keterlibatan pihak luar dalam perencanaan serangan tersebut.

Wanita tersebut membeberkan beberapa detail spesifik mengenai interaksi yang ia saksikan. Ia mengaku pernah melihat individu yang dicurigainya sebagai agen Saudi memberikan sejumlah uang kepada salah satu perompak. “Saya melihatnya memberikan uang kepada salah satu dari mereka,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa individu tersebut kerap datang dengan mobil mewah dan tampak memiliki hubungan yang dekat dengan para teroris.

Kesaksian ini menambah lapisan kompleksitas pada penyelidikan tragedi 9/11 yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Meskipun identitas individu yang diduga sebagai mata-mata Saudi belum terkonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang, pengakuan dari mantan pemilik properti ini memberikan perspektif baru yang berpotensi mengungkap lebih banyak fakta tersembunyi.

Wanita tersebut memutuskan untuk berbicara kepada publik melalui BBC karena merasa terpanggil untuk mengungkap kebenaran yang ia saksikan. Ia berharap kesaksiannya dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai bagaimana para perompak 9/11 beroperasi dan siapa saja yang mungkin terlibat dalam jaringan mereka. Pengakuannya ini diharapkan dapat mendorong pihak terkait untuk melakukan investigasi lebih lanjut terhadap dugaan keterlibatan badan intelijen asing.

Bagikan: Facebook X WhatsApp