Kuala Lumpur International Airport (KLIA) digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria muda di dalam ruang roda pesawat yang baru saja mendarat. Korban yang diperkirakan berusia 20-an ditemukan pada Kamis (27/8) setelah pesawat tersebut menyelesaikan penerbangan dari Jepang.
Penemuan mengejutkan ini terjadi saat petugas bandara melakukan pemeriksaan rutin terhadap pesawat yang baru tiba. Keberadaan jenazah di lokasi yang tidak biasa tersebut sontak menimbulkan pertanyaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Menurut laporan awal, korban diduga berhasil menyusup ke dalam ruang roda pesawat sebelum keberangkatan dari Jepang. Identitas korban masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang. Pihak kepolisian sedang bekerja sama dengan otoritas penerbangan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian ini, termasuk bagaimana korban bisa berada di dalam ruang roda pesawat dan penyebab kematiannya.
Pihak Malaysia Airports Holdings Berhad (MAHB) telah mengkonfirmasi penemuan tersebut dan menyatakan bahwa mereka bekerja sama sepenuhnya dengan pihak kepolisian dalam investigasi. “Kami dapat mengonfirmasi bahwa ada penemuan jenazah di KLIA pada 27 Agustus 2020. Kami tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut karena penyelidikan sedang berlangsung,” ujar MAHB dalam sebuah pernyataan.
Insiden ini menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan di bandara dan prosedur pemeriksaan penumpang serta kargo. Pihak berwenang berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap protokol keamanan yang ada untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Detail lebih lanjut mengenai investigasi ini masih ditunggu.
