Friday, 28 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Pengawasan Aktif untuk Kanker Prostat Stadium Awal Makin Populer di Sistem Kesehatan VA

Oleh Rini Widiyarti August 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Penggunaan strategi pengawasan aktif (active surveillance) untuk kanker prostat stadium awal menunjukkan peningkatan signifikan di sistem kesehatan Department of Veterans Affairs (VA) Amerika Serikat selama dua dekade terakhir. Data terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA menunjukkan adopsi pendekatan ini meningkat tiga kali lipat pada pasien kanker prostat berisiko rendah dan empat kali lipat pada pasien dengan penyakit berisiko sedang yang menguntungkan.

Pendekatan pengawasan aktif ini memungkinkan pasien untuk mengelola kanker prostat berisiko rendah tanpa harus menjalani terapi radikal seperti prostatektomi (pengangkatan prostat) atau radioterapi sejak awal. Terapi-terapi ini, meskipun efektif, seringkali menimbulkan efek samping yang dapat menurunkan kualitas hidup penderita secara drastis.

Dr. Grace Lee, MD, seorang residen bedah urologi yang juga penulis utama penelitian ini, menjelaskan bahwa “Pengawasan aktif berarti pasien dapat mengelola kanker berisiko rendah mereka tanpa prostatektomi radikal atau radioterapi di muka, yang dapat mengakibatkan morbiditas terkait pengobatan yang secara signifikan memengaruhi kualitas hidup.”

Penelitian ini menganalisis data dari hampir 190.000 pria yang didiagnosis dengan kanker prostat stadium awal di sistem kesehatan VA antara tahun 2000 dan 2020. Data tersebut mencakup informasi mengenai stadium penyakit, tingkat risiko, dan pilihan pengobatan yang dipilih oleh pasien.

Secara spesifik, prevalensi pengawasan aktif untuk kanker prostat berisiko rendah meningkat dari sekitar 12% pada tahun 2000 menjadi hampir 37% pada tahun 2020. Sementara itu, untuk kanker prostat berisiko sedang yang menguntungkan, penggunaannya melonjak dari sekitar 4% menjadi lebih dari 19% dalam periode yang sama.

Peningkatan ini mencerminkan pergeseran paradigma dalam penanganan kanker prostat stadium awal, yang lebih menekankan pada kualitas hidup pasien dan menghindari intervensi yang berpotensi menimbulkan efek samping yang tidak perlu, terutama bagi pasien dengan diagnosis yang menunjukkan pertumbuhan lambat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp