Friday, 28 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Lepas Dini dari Terapi Pengganti Ginjal Berkelanjutan (CRRT) Beri Manfaat Pasien Anak

Oleh Rini Widiyarti August 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pasien anak yang masih memproduksi urine berpotensi mendapatkan manfaat jika terapi pengganti ginjal berkelanjutan (CRRT) dapat dihentikan lebih awal. Hal ini terungkap dari data studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Journal of the American Society of Nephrology.

CRRT merupakan prosedur penyelamat jiwa namun bersifat invasif. Oleh karena itu, penentuan waktu yang optimal untuk memulai uji coba penghentian terapi atau yang disebut ‘liberation trial’ menjadi krusial. ‘Liberation trial’ adalah upaya menghentikan terapi tanpa perlu memulainya kembali.

Dana Y. Fuhrman, DO, MS, seorang profesor madya pediatri di divisi kedokteran perawatan kritis di University of , menjelaskan bahwa penelitian ini menguji hipotesis bahwa penghentian CRRT yang berhasil lebih dini dapat memberikan keuntungan.

Para peneliti menganalisis data pasien anak yang menjalani CRRT. Mereka mengidentifikasi dua kelompok: satu kelompok berhasil dihentikan CRRT-nya tanpa perlu dilanjutkan, dan kelompok lainnya harus kembali menjalani terapi tersebut. Fokus utama studi adalah pada pasien yang masih menunjukkan produksi urine yang memadai.

Temuan kunci dari studi ini menunjukkan bahwa pasien yang berhasil menghentikan CRRT lebih awal, terutama mereka yang memiliki output urine yang baik, menunjukkan hasil yang lebih baik. Meskipun detail spesifik mengenai ‘hasil yang lebih baik’ tidak dirinci dalam kutipan, konteksnya mengindikasikan perbaikan kondisi klinis atau pemulihan fungsi ginjal yang lebih cepat.

Studi ini menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap kebutuhan CRRT pada pasien anak. Dengan mempertimbangkan faktor seperti produksi urine, dokter dapat membuat keputusan yang lebih tepat mengenai kapan waktu yang paling sesuai untuk mencoba menghentikan terapi, sehingga meminimalkan paparan terhadap prosedur invasif dan potensi komplikasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp