Kementerian Transportasi Italia tengah merancang peraturan baru yang berpotensi menjerat pejalan kaki yang kedapatan menggunakan gawai saat menyeberang jalan. Aturan ini menyasar mereka yang terdistraksi oleh ponsel, laptop, tablet, bahkan kamera digital, demi meningkatkan keselamatan publik di jalan raya.
Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya insiden kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki yang tidak memperhatikan lalu lintas karena asyik dengan perangkat elektronik mereka. Draf aturan tersebut sedang dalam tahap finalisasi sebelum diajukan untuk disetujui.
Meskipun rincian denda spesifik belum diumumkan, Kementerian Transportasi Italia menegaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk mengurangi angka kecelakaan dan menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman bagi semua pengguna jalan. Fokus utama adalah pada kesadaran dan kewaspadaan pejalan kaki terhadap situasi di sekitar mereka.
Peraturan ini tidak hanya berlaku bagi penggunaan ponsel, tetapi juga mencakup perangkat elektronik lain yang dapat mengalihkan perhatian, seperti tablet, laptop, dan kamera digital. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah Italia untuk mengatasi berbagai bentuk distaksi yang membahayakan keselamatan pejalan kaki.
Para ahli keselamatan lalu lintas menyambut baik langkah ini, mengingat data global yang menunjukkan peningkatan kecelakaan akibat penggunaan gawai saat berjalan. Mereka berharap aturan ini dapat menjadi pengingat kuat bagi masyarakat akan pentingnya fokus penuh saat berada di jalan, terutama saat melakukan aktivitas yang berisiko seperti menyeberang.
Pihak kementerian menyatakan bahwa pemberlakuan aturan ini akan didahului dengan kampanye sosialisasi yang masif untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya distaksi gawai di jalan raya dan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Detail mengenai tanggal efektif pemberlakuan dan besaran denda akan disampaikan lebih lanjut setelah draf peraturan ini resmi disahkan.
