Chief Executive Atlético Madrid, Miguel Ángel Gil Marín, dengan tegas membantah kemungkinan penjualan penyerang Argentina, Júlian Alvarez, ke Barcelona. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis, menyusul klaim ketertarikan dari klub Catalan tersebut.
Gil Marín secara terbuka melontarkan tudingan ketidakjujuran terhadap Barcelona. Ia juga menegaskan bahwa Alvarez tidak akan pernah dijual ke rival mereka tersebut. Pernyataan ini merupakan respons langsung terhadap pernyataan Presiden Barcelona, Joan Laporta, yang pada Rabu (tanggal tidak disebutkan dalam sumber asli) menyatakan bahwa klubnya ‘sangat tertarik’ untuk merekrut Alvarez.
Dalam wawancaranya dengan stasiun televisi Spanyol, Movistar Plus, Gil Marín menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Barcelona. Ia menganggap langkah Barcelona mendekati pemainnya sebagai tindakan yang tidak etis dan berpotensi merusak hubungan antar klub. ‘Kami tidak akan pernah, pernah menjual Júlian Alvarez ke Barcelona,’ tegas Gil Marín, menggarisbawahi keteguhan pendirian Atlético Madrid.
Spekulasi mengenai masa depan Júlian Alvarez memang telah beredar luas di kalangan media olahraga. Selain Barcelona, klub Liga Primer Inggris, Arsenal, juga dikabarkan tertarik untuk mendatangkan pemain berusia 21 tahun tersebut. Namun, fokus utama Atlético Madrid saat ini adalah mempertahankan aset berharga mereka, terutama dengan adanya klaim ketidakjujuran dari pihak Barcelona.
Keputusan Atlético Madrid untuk menutup pintu bagi Barcelona menunjukkan bahwa klub tersebut tidak ingin memfasilitasi perpindahan pemain ke salah satu rival terberatnya. Sikap tegas ini juga dapat diartikan sebagai upaya untuk melindungi nilai pasar pemainnya dari potensi negosiasi yang merugikan.
