Indonesia selangkah lebih maju dalam mewujudkan ambisinya membangun sektor pengelolaan aset yang berstandar global. Hal ini ditandai dengan rampungnya kerangka regulasi yang diharapkan mampu mendorong industri ini bersaing di kancah internasional.
Langkah strategis ini diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari Kamis, 23 Mei 2024. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menjelaskan bahwa penyelesaian kerangka regulasi ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk meningkatkan daya saing industri pengelolaan aset di Indonesia.
Mahendra Siregar menekankan pentingnya regulasi ini dalam menghadapi tantangan global. “Kita ingin pengelolaan aset di Indonesia itu bisa memiliki standar yang setara dengan standar internasional, sehingga produk-produk pengelolaan aset yang dihasilkan di Indonesia bisa diakui dan diminati di pasar global,” ujar Mahendra Siregar dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Pengelolaan Aset di Jakarta.
Lebih lanjut, Mahendra Siregar memaparkan bahwa kerangka regulasi yang baru ini mencakup berbagai aspek penting untuk mendukung pertumbuhan industri pengelolaan aset. Salah satu fokus utamanya adalah pada peningkatan kualitas dan tata kelola industri agar sesuai dengan praktik terbaik internasional. Hal ini diharapkan dapat menarik minat investor asing dan meningkatkan kepercayaan investor domestik.
Penyelesaian kerangka regulasi ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia untuk terus mengembangkan sektor keuangan yang lebih kuat dan terdiversifikasi. Dengan adanya standar yang lebih tinggi, diharapkan produk-produk pengelolaan aset seperti reksa dana dan produk investasi lainnya dapat menjadi lebih kompetitif.
Mahendra Siregar menambahkan bahwa OJK akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap regulasi yang ada untuk memastikan bahwa industri pengelolaan aset Indonesia tetap relevan dan mampu beradaptasi dengan dinamika pasar global yang terus berubah. Langkah ini merupakan fondasi penting bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam industri pengelolaan aset di kawasan Asia dan dunia.
