PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) melaporkan lonjakan fantastis pada perolehan kontrak baru senilai Rp775 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 568% dibandingkan periode sebelumnya. Mayoritas nilai kontrak baru tersebut berasal dari penugasan proyek yang dikerjakan untuk pemerintah.
Pencapaian gemilang ini diumumkan oleh manajemen Wika Gedung, yang menyoroti kontribusi besar dari proyek-proyek infrastruktur dan bangunan publik yang digarap perseroan. Peningkatan kinerja ini menjadi indikator positif bagi prospek bisnis perusahaan di tahun berjalan.
Direktur Utama Wika Gedung, Nariman Prasetyo, dalam keterangannya pada Kamis (24/11/2022) mengungkapkan bahwa perolehan kontrak baru hingga November 2022 telah melampaui target yang ditetapkan. “Alhamdulillah, hingga November 2022, kami telah memperoleh kontrak baru senilai Rp775 miliar dan itu sudah melampaui target yang kami tetapkan di tahun 2022,” ujarnya.
Nariman menambahkan bahwa sebagian besar dari nilai kontrak baru tersebut berasal dari pengerjaan proyek pemerintah. Hal ini sejalan dengan strategi perusahaan yang berfokus pada proyek-proyek strategis yang melibatkan instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kepercayaan pemerintah terhadap Wika Gedung dalam melaksanakan proyek-proyek pembangunan menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan ini.
Lebih lanjut, Nariman merinci bahwa nilai kontrak baru yang diraih Wika Gedung hingga November 2022 tersebut mayoritas berasal dari proyek-proyek yang dikerjakan untuk pemerintah. “Sebagian besar dari kontrak baru tersebut adalah penugasan dari pemerintah,” tegasnya.
Perolehan kontrak baru yang impresif ini diharapkan dapat mendorong kinerja keuangan Wika Gedung ke depan. Dengan backlog kontrak yang terus bertambah, perusahaan optimis dapat mempertahankan pertumbuhan positif dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
