Wednesday, 26 August 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Manajer Nvidia Didakwa di Taiwan Terkait Penyelundupan Server AI ke China

Oleh Herfansyah August 26, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Otoritas Taiwan hari ini mendakwa sembilan individu, termasuk seorang manajer senior dari perusahaan semikonduktor terkemuka Nvidia, atas dugaan penyelundupan server kecerdasan buatan (AI) ke China. Kasus ini terungkap setelah penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh Kejaksaan Distrik Taipei.

Dalam dakwaan yang diajukan, para tersangka dituduh secara ilegal mengekspor komponen penting untuk pengembangan AI, yang berpotensi melanggar peraturan kontrol ekspor Taiwan. Server AI yang diselundupkan diduga memiliki kemampuan tinggi dan dapat digunakan untuk memajukan penelitian dan pengembangan teknologi AI di luar negeri, khususnya di China.

Menurut pihak berwenang, salah satu terdakwa adalah seorang manajer tingkat tinggi di Nvidia yang diduga berperan penting dalam memfasilitasi pengiriman ilegal tersebut. Perusahaan Nvidia sendiri belum memberikan komentar resmi terkait dakwaan ini. Namun, penyelidikan menunjukkan bahwa aktivitas penyelundupan ini telah berlangsung selama beberapa waktu dan melibatkan jaringan yang terorganisir.

Kejaksaan Distrik Taipei menyatakan bahwa penyelundupan teknologi canggih seperti server AI dapat membahayakan keamanan nasional dan daya saing ekonomi Taiwan. “Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum dan mencegah penyalahgunaan teknologi kami,” ujar seorang juru bicara Kejaksaan dalam pernyataannya. Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap potensi keterlibatan pihak lain dan mengidentifikasi seluruh jaringan yang terlibat dalam kasus ini.

Tindakan tegas ini menegaskan keseriusan pemerintah Taiwan dalam mengawasi aliran teknologi tinggi, terutama yang berkaitan dengan kecerdasan buatan, yang saat ini menjadi medan persaingan global yang ketat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp