Dubai, Uni Emirat Arab – Armada kendaraan operasional kepolisian Dubai memang kerap menjadi sorotan dunia. Bukan tanpa alasan, jajaran mobil mewah seperti Lamborghini dan Bugatti menjadi pemandangan tak biasa di jalanan kota metropolitan ini. Namun, di balik kemewahan tersebut, terungkap alasan strategis di balik pengadaan kendaraan super ini.
Kepolisian Dubai tidak semata-mata menggunakannya untuk unjuk gigi. Penggunaan Lamborghini dan Bugatti ini memiliki tujuan yang lebih mendasar, yakni untuk meningkatkan citra polisi di mata publik, terutama di kalangan turis. Hal ini diungkapkan oleh Mayor Jenderal Mohammed Saeed Al Marri, seorang pejabat kepolisian Dubai.
Menurut Al Marri, kehadiran supercar ini bertujuan untuk membangun citra positif dan ramah bagi kepolisian Dubai. “Kami ingin menunjukkan bahwa polisi Dubai adalah polisi kelas dunia, ramah, dan terkemuka,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kehadiran kendaraan mewah ini diharapkan dapat membuat masyarakat merasa lebih aman dan dekat dengan petugas kepolisian.
Lebih lanjut, Al Marri menjelaskan bahwa mobil-mobil super ini tidak ditempatkan di semua pos polisi. Kendaraan-kendaraan mewah tersebut lebih banyak digunakan untuk patroli di area-area wisata yang ramai dikunjungi turis. Tujuannya adalah untuk memberikan kesan pertama yang mengesankan dan profesional kepada para pengunjung internasional.
Selain itu, penggunaan Lamborghini dan Bugatti ini juga merupakan bagian dari strategi Dubai untuk mempromosikan diri sebagai kota tujuan wisata kelas dunia. Dengan menampilkan fasilitas kepolisian yang canggih dan mewah, Dubai seolah ingin menegaskan posisinya sebagai kota yang aman, modern, dan berkelas internasional. Al Marri menekankan bahwa “Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan citra Dubai dan kepolisiannya di mata wisatawan.”
Perlu dicatat bahwa pengadaan kendaraan-kendaraan mewah ini bukanlah hal baru bagi kepolisian Dubai. Sejak tahun 2013, mereka telah mulai memperkenalkan berbagai supercar ke dalam armada mereka, termasuk Lamborghini Aventador, Bugatti Veyron, dan Ferrari FF. Namun, fungsi utama mereka tetaplah untuk tujuan patroli dan pelayanan publik, bukan sekadar koleksi.
