Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
BERITA

Malware ‘Panda Beracun’ Mengintai, Ratusan Aplikasi Jadi Sasaran Pencurian Data Perbankan

Oleh Emanuel August 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Waspadai ancaman siber yang kian canggih. Sebuah malware baru yang dijuluki ‘Panda Beracun’ dilaporkan mampu mencuri data perbankan dan menguras rekening nasabah. Serangan ini menargetkan lebih dari 140 aplikasi, termasuk yang berkaitan dengan layanan keuangan dan dompet digital.

Malware ini beroperasi dengan cara menyamar sebagai aplikasi yang sah, seringkali menawarkan fitur atau keuntungan palsu untuk memancing korban mengunduhnya. Setelah terinstal, ‘Panda Beracun’ memiliki kemampuan luar biasa untuk mencuri informasi sensitif seperti kredensial login, PIN, dan data kartu kredit. Keunikan malware ini terletak pada kemampuannya untuk menjadi ‘transparan’ di layar perangkat, sehingga menyulitkan pengguna mendeteksi keberadaannya saat sedang beraksi mencuri data.

Para peneliti keamanan siber dari perusahaan keamanan Dr.Web menjadi pihak yang pertama kali mengungkap keberadaan malware ini pada awal Juni 2024. Dalam laporannya, Dr.Web menjelaskan bahwa ‘Panda Beracun’ mampu memanipulasi tampilan antarmuka aplikasi perbankan dan dompet digital. Ia dapat menampilkan layar login palsu yang didesain sangat mirip dengan aplikasi aslinya. Ketika pengguna memasukkan detail login dan PIN mereka, informasi tersebut langsung dikirimkan ke server penyerang.

Lebih lanjut, malware ini juga mampu melakukan tindakan lebih jauh dengan menyalahgunakan fungsi aksesibilitas yang ada pada sistem operasi Android. Hal ini memungkinkan ‘Panda Beracun’ untuk tidak hanya mencuri informasi yang diketikkan pengguna, tetapi juga mengambil tangkapan layar atau bahkan merekam interaksi pengguna di dalam aplikasi yang ditargetkan. Kemampuan ini sangat berbahaya karena dapat memberikan akses penuh kepada penyerang terhadap akun-akun vital pengguna.

Dr.Web mengidentifikasi bahwa target utama ‘Panda Beracun’ mencakup berbagai jenis aplikasi. Di antaranya adalah aplikasi yang digunakan untuk transaksi keuangan, seperti aplikasi perbankan dari bank-bank besar, aplikasi dompet digital populer, serta platform investasi dan pembayaran. Peneliti menemukan lebih dari 140 aplikasi yang masuk dalam daftar sasaran empuk malware ini. Keberadaan malware seperti ‘Panda Beracun’ menggarisbawahi pentingnya kehati-hatian ekstra dalam mengunduh dan menggunakan aplikasi di perangkat seluler, terutama yang berkaitan dengan transaksi keuangan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp