Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
DUNIA

Turis Prancis Tewas di Death Valley Akibat Mobil Terjebak Lumpur di Tengah Cuaca Ekstrem

Oleh Rini Widiyarti August 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Seorang turis asal Prancis ditemukan meninggal dunia di Death Valley, California, Amerika Serikat, setelah mobil yang dikendarainya terjebak lumpur di tengah cuaca yang sangat panas. Pria berusia 68 tahun itu ditemukan di kawasan garam Death Valley pada suhu udara mencapai 116 derajat Fahrenheit atau sekitar 46,6 derajat Celsius.

Otoritas setempat mengkonfirmasi kejadian tragis ini pada hari Selasa, 18 Juni 2024. Jasad turis tersebut ditemukan oleh seorang pengunjung lain yang melintas di area tersebut. Petugas dari National Park Service (NPS) segera merespons laporan tersebut dan melakukan investigasi awal.

Menurut keterangan dari pihak berwenang, korban diketahui melakukan perjalanan solo ke Death Valley. Ia dilaporkan hilang setelah gagal menghubungi keluarganya. Kecurigaan muncul ketika mobilnya tidak ditemukan di tempat penginapan yang telah ia pesan.

Peristiwa ini menyoroti bahaya ekstrem dari cuaca di Death Valley, yang dikenal sebagai salah satu tempat terpanas di Bumi. Suhu yang sangat tinggi dapat menimbulkan ancaman serius bagi siapa saja, terutama bagi mereka yang tidak mempersiapkan diri dengan baik.

Pihak NPS mengingatkan kepada seluruh pengunjung untuk selalu berhati-hati dan mempersiapkan diri sebelum memasuki Death Valley. Pengunjung disarankan untuk membawa persediaan air yang cukup, bahan bakar, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Selain itu, sangat penting untuk menginformasikan rencana perjalanan kepada orang lain dan memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat.

Investigasi lebih lanjut masih dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian turis Prancis tersebut. Namun, kondisi cuaca ekstrem dan mobil yang terjebak lumpur diduga kuat menjadi faktor utama dalam insiden ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp