Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

RayNeo Perluas Jajaran Kacamata Pintar dengan Dua Lini Baru: Fokus AI dan Monitor Portabel

Oleh Heni Maulidya August 24, 2026 4 hours lalu 0 komentar

Perusahaan kacamata pintar RayNeo mengumumkan peluncuran dua lini produk terbarunya hari ini, yaitu RayNeo iO yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI) dengan tampilan minimalis, serta seri RayNeo GT dan GT Max yang berfungsi sebagai monitor portabel. Kedua jajaran produk ini dijadwalkan mulai tersedia pada 4 September melalui situs resmi RayNeo dan platform Amazon, meskipun detail harga belum diumumkan.

Dengan kedua model ini, RayNeo berupaya menjangkau dua segmen pasar kacamata pintar yang berbeda. Model iO dirancang untuk meningkatkan produktivitas, dilengkapi dengan tampilan monokular minimalis, kemampuan audio, dan integrasi AI. Sementara itu, seri GT difokuskan sebagai kacamata layar yang terhubung, terutama untuk kebutuhan hiburan.

RayNeo iO menandai pergeseran signifikan bagi perusahaan. Berbeda dengan pendahulunya, RayNeo X3 Pros, yang mengusung layar penuh warna berdefinisi tinggi, iO hadir dengan desain yang lebih praktis. Kacamata ini memiliki bingkai ringan seberat 33 gram, setara dengan kacamata biasa, dan dilengkapi layar waveguide monokrom minimalis yang hanya terlihat oleh pengguna. Fitur unggulan lainnya adalah integrasi Ambient AI yang didukung oleh Gemini. RayNeo mengklaim fitur ‘Life Log’ ini beroperasi di latar belakang untuk menangkap jadwal dan konteks percakapan, serta mengekstrak poin tindakan dan memperbarui kalender setelah rapat. Fitur terjemahan dan teleprompter juga hadir, dengan semua output audio ditampilkan di layar.

Daya tahan baterai menjadi nilai tambah lain, dengan klaim mampu bertahan dua hari untuk penggunaan tipikal. Secara keseluruhan, RayNeo iO menawarkan fungsionalitas yang menyerupai kacamata pintar G2 dari Even Realities. Salah satu keterbatasan yang umum pada kacamata dengan layar waveguide adalah lensa yang harus datar, sehingga ukurannya cenderung kecil atau terlihat kurang proporsional.

Sementara itu, seri RayNeo GT dirancang untuk streaming konten dan berfungsi sebagai monitor kedua, bukan untuk dipakai sepanjang hari. Produk ini merupakan penyempurnaan dari konsep ‘monitor wearable’ RayNeo sebelumnya, seperti RayNeo Air 4. Seri GT menawarkan field of view (FOV) 59 derajat, peningkatan signifikan dari 47 derajat pada Air 4, menempatkannya setara dengan kacamata layar terkemuka seperti XReal One Pro. Dengan mesin optik Peacock 3.0 Max dan layar MicroOLED tandem generasi ke-5.5, kacamata ini memberikan pengalaman visual setara monitor 307 inci.

Dukungan Dolby Vision hadir pada seri GT, terutama saat dipasangkan dengan RayNeo Pocket TV Pro, yang memungkinkan pemutaran Dolby Vision asli dan konversi SDR-ke-HDR secara real-time melalui AI. Audio spasial dari Bang & Olufsen juga disematkan, dengan sistem empat speaker yang mendukung audio spasial yang mengikuti pergerakan kepala dan transmisi suara terarah. Seri GT Max hadir dalam tiga ukuran jarak pupil (IPD) fisik untuk meningkatkan kejernihan visual bagi pengguna dengan bentuk wajah berbeda.

Salah satu hal yang patut dicatat dari seri GT adalah ketiadaan kamera, sebuah perbedaan dari generasi sebelumnya. Keputusan ini sejalan dengan pendekatan RayNeo pada model iO, yang tampaknya mengutamakan diskresi dan utilitas yang tidak mencolok, berbeda dengan strategi perusahaan teknologi besar lainnya yang berinvestasi pada kamera wajah terintegrasi pada perangkat wearable.

Bagikan: Facebook X WhatsApp