Monday, 24 August 2026
BREAKING
DUNIA

Trump Kembali Klaim Selat Hormuz Milik Amerika Serikat

Oleh Heni Maulidya August 24, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan klaim kontroversial bahwa Selat Hormuz merupakan bagian dari wilayah Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan Trump saat berkampanye di Carolina Selatan pada Jumat (21/8), menegaskan kembali sikapnya yang kerap kali mengejutkan publik internasional.

Klaim Trump ini bukanlah kali pertama terdengar. Sebelumnya, ia telah beberapa kali mengeluarkan pernyataan serupa yang menimbulkan pertanyaan dan perdebatan mengenai dasar hukum dan implikasi geopolitik dari klaim tersebut. Namun, dalam pidato kampanyenya di Carolina Selatan, Trump kembali menegaskan posisinya, meskipun tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dasar klaimnya.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran strategis yang vital bagi perdagangan minyak global. Lokasinya yang berada di antara Teluk Oman dan Teluk Persia menjadikannya salah satu titik paling penting dalam peta energi dunia. Penguasaan atau kontrol atas selat ini memiliki implikasi besar terhadap pasokan energi global dan stabilitas regional.

Pernyataan Trump ini muncul di tengah ketegangan yang terus berlanjut di kawasan Timur Tengah. Sejumlah negara di kawasan tersebut memiliki kepentingan strategis di Selat Hormuz, dan klaim semacam ini berpotensi menambah kompleksitas situasi keamanan di wilayah tersebut.

Meskipun Trump tidak merinci lebih lanjut mengenai bagaimana Amerika Serikat akan menegakkan klaim tersebut, pernyataan ini tetap menjadi sorotan. Para analis politik dan keamanan internasional akan terus mencermati respons dari negara-negara lain, terutama yang memiliki kepentingan langsung di Selat Hormuz, serta dampaknya terhadap hubungan diplomatik dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah kepemimpinannya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp