Pekan perdana Premier League musim 2024/2025 menjadi momen emosional bagi Newcastle United dan Liverpool. Kedua klub yang pernah diperkuat oleh legenda sepak bola Inggris, Kevin Keegan, bersatu dalam memberikan penghormatan atas warisannya.
Pertandingan antara Newcastle United melawan Chelsea pada Sabtu (17/8/2024) dan Liverpool menghadapi Ipswich Town sehari kemudian (18/8/2024) dihiasi dengan berbagai bentuk apresiasi bagi Keegan. Momen ini menandai pertama kalinya penghormatan dilakukan secara serentak oleh dua klub besar yang memiliki ikatan kuat dengan sang legenda.
Di St. James’ Park, kandang Newcastle, para pemain kedua tim melakukan mengheningkan cipta selama satu menit sebelum kick-off. Seluruh pemain mengenakan ban kapten berwarna hitam sebagai simbol duka. Selain itu, layar besar di stadion menampilkan foto ikonik Kevin Keegan dengan tulisan “Keegan 1951-2024”.
Manajer Newcastle, Eddie Howe, menyatakan kebanggaannya atas bagaimana klub dan para penggemar menghormati Keegan. “Dia adalah sosok yang sangat penting bagi klub ini, dan sangat pantas jika kami memberikan penghormatan tertinggi,” ujar Howe dalam konferensi pers pasca-pertandingan. Ia menambahkan bahwa Keegan tidak hanya memberikan kontribusi di lapangan, tetapi juga meninggalkan jejak emosional yang mendalam bagi para pendukung.
Di Anfield, markas Liverpool, suasana serupa juga terasa. Para pemain Liverpool, yang berhadapan dengan Ipswich Town, juga mengheningkan cipta dan mengenakan ban kapten hitam. Tepuk tangan meriah dari para penonton terdengar sepanjang menit mengheningkan cipta, menunjukkan betapa besar rasa hormat yang diberikan kepada Keegan.
Mantan rekan setim Keegan di Liverpool, Kenny Dalglish, yang kini menjabat sebagai duta klub, turut hadir menyaksikan pertandingan. Dalglish mengungkapkan betapa Keegan adalah sosok yang luar biasa, baik sebagai pemain maupun pribadi. “Kevin adalah inspirasi bagi banyak orang, dan warisannya akan terus hidup. Senang melihat bagaimana klub-klub ini menghargai kontribusinya,” tutur Dalglish.
Kevin Keegan, yang meninggal dunia pada usia 73 tahun, meninggalkan jejak karir gemilang di kancah sepak bola Inggris. Ia pernah membela Liverpool dari tahun 1971 hingga 1977, sebelum hijrah ke Hamburg SV. Puncak karirnya bersama Newcastle United terjadi saat ia kembali sebagai pemain pada tahun 1982 dan kemudian menjadi manajer dari tahun 1992 hingga 1997. Penghormatan serentak ini menjadi bukti nyata betapa besar pengaruh Kevin Keegan dalam sejarah kedua klub dan sepak bola Inggris secara keseluruhan.
