Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa keluarga memegang peranan krusial sebagai fondasi utama dalam membangun ketahanan bangsa serta memperkuat kerukunan di tengah masyarakat. Penekanan ini disampaikan dalam sebuah seminar yang diselenggarakan oleh Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).
Menurut Pramono Anung, keharmonisan dan kekuatan sebuah keluarga secara langsung berkorelasi dengan stabilitas dan ketahanan bangsa secara keseluruhan. Ia menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai kekeluargaan yang kuat untuk menjadi benteng pertahanan terhadap berbagai tantangan yang dihadapi negara.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anung juga menyoroti peran komunitas sebagai elemen pendukung yang tak kalah penting. Sinergi antara keluarga dan komunitas dinilai mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya rasa persatuan dan kesatuan di antara elemen bangsa.
Acara seminar yang dihadiri oleh berbagai tokoh dan jemaat HKBP ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan berbagai isu terkini yang berkaitan dengan pembentukan karakter bangsa, dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. Diskusi yang mengemuka diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya memperkokoh pilar-pilar bangsa.
Pesan yang disampaikan Gubernur Pramono Anung ini disambut baik oleh para peserta seminar. Mereka menyadari bahwa penguatan institusi keluarga, melalui penerapan nilai-nilai luhur dan komunikasi yang baik, adalah langkah fundamental untuk menciptakan masyarakat yang rukun, tangguh, dan berdaya saing.
