Sunday, 23 August 2026
BREAKING
DUNIA

Tarif Baru Trump Disebut ‘Salah Hitung’ oleh Kanada Pasca Gagalnya Perundingan Dagang

Oleh Rini Widiyarti August 22, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Perdana Menteri Mark Carney secara tegas menyebut pemberlakuan tarif baru oleh Amerika Serikat terhadap produk Kanada sebagai sebuah “salah hitung” menyusul runtuhnya perundingan dagang. Pernyataan ini disampaikan pada Sabtu pagi, di mana Kanada menegaskan langkahnya meninggalkan meja perundingan demi menjaga kedaulatan negara.

Keputusan Kanada untuk mundur dari negosiasi, yang diungkapkan oleh Carney, didasari oleh prinsip fundamental perlindungan hak dan kedaulatan bangsa. Ia menekankan bahwa Kanada tidak akan mengkompromikan nilai-nilai tersebut demi kesepakatan dagang.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengenaan tarif baru sebesar 10 persen untuk aluminium dan 25 persen untuk baja dari Kanada. Tindakan ini diambil setelah proses negosiasi perpanjangan perjanjian dagang NAFTA yang berlangsung alot dan menemui jalan buntu. Trump beralasan bahwa tarif tersebut diperlukan untuk melindungi industri dalam negeri Amerika Serikat.

Menanggapi langkah AS, Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland pada Kamis (24/5) menyatakan kekecewaan dan kemarahan atas keputusan Trump. Ia menegaskan bahwa Kanada akan mengambil tindakan balasan yang setimpal. “Kami tidak punya pilihan selain merespons dengan tarif timbal balik,” ujar Freeland dalam sebuah konferensi pers di Washington, D.C.

Freeland menambahkan bahwa Kanada telah berupaya keras untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan, namun upaya tersebut dinilai tidak dihargai oleh pihak Amerika Serikat. “Kami telah bekerja keras untuk mencapai kesepakatan ini. Kami telah memberikan konsesi. Kami telah bernegosiasi dengan itikad baik. Dan kami tidak akan pergi dengan kesepakatan yang buruk,” tegasnya.

Peristiwa ini menandai eskalasi ketegangan dagang antara kedua negara tetangga tersebut, yang selama ini memiliki hubungan ekonomi yang sangat erat. Kegagalan perundingan dan pemberlakuan tarif baru ini berpotensi menimbulkan dampak signifikan pada sektor perdagangan dan industri kedua negara, serta pasar global secara keseluruhan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp